Tinggal Disentil Hasilkan Keuntungan di Tengah Pendemi, Berikut Jenis Usahanya

Hafid Fuad, Jurnalis · Jum'at 22 Januari 2021 11:37 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 22 455 2348942 tinggal-disentil-hasilkan-keuntungan-di-tengah-pendemi-berikut-jenis-usahanya-h3e2WqP35M.jpeg Jenis Usaha yang Aman untuk Diberikan Pinjaman. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)

JAKARTA - Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo membeberkan macam-macam usaha yang paling aman untuk diberikan pinjaman di tengah kondisi saat ini. Jenis usaha yang diprioritaskan dinilai berdampak tinggi pada PDB dan transaksi ekspor.

Setidaknya ada beberapa subsektor yang dinilai potensial yaitu makanan dan minuman, pos dan telekomunikasi, alas kaki, logam dasar, serta tanaman pangan.

Baca Juga: Penyaluran Kredit Bank 2020 Minus, Ini Biang Keroknya

"Ibarat kata untuk jenis usaha ini tinggal disentil saja langsung gelinding. Usaha ini akan memberi multiplier effect juga ke sektor lainnya. Jadi akan ada sinergi KSSK, perbankan, dan dunia usaha agar jelas peta usaha yang akan dikembangkan," ujar Perry, Jakarta, Jumat (22/1/2021).

Selain itu juga disebutkan ada beberapa jenis usaha yang masih butuh insentif. Usaha yang dimaksud adalah kehutanan, furnitur, industri mesin, tambang bijih logam, real estate, perkebunan, dan industri TPT. Jenis usaha ini dikatakannya sedang dirundingkan bersama Menteri Keuangan untuk jenis insentif apa yang dibutuhkan.

Baca Juga: Penyaluran KPR Turun di Akhir 2020 Efek Corona

"Kami siapkan insentif fiskalnya. Bisa dalam bentuk penjaminan kredit atau penjaminan suku bunga. Ada beberapa paket stimulus yang disiapkan. Termasuk juga dukungan dari BI dan OJK," jelasnya.

Di tengah kondisi pandemi covid19 ini persepsi risiko dari perbankan masih menjadi kendala dalam peningkatan kinerja penyaluran kredit dan melemahkan upaya pemulihan ekonomi nasional. Karena kinerja pertumbuhan kredit perbankan terkontraksi sangat dalam pada tahun lalu yakni -2,41% dibandingkan tahun sebelumnya.

(fbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini