JAKARTA - Bank Indonesia (BI) mencatat penyaluran kredit properti pada Desember 2020 sedikit melambat. Tercatat kredit November 2020 sebesar 3,7% turun menjadi 3,6% pada Desember.
Perlambatan itu utamanya dipicu pada kredit konstruksi dan kredit pemilikan rumah/apartemen (KPR/KPA).
Baca Juga: Siap-Siap, BI Bakal Razia Suku Bunga Bank yang Masih Tinggi
Direktur Eksekutif Komunikasi BI Erwin Haryono mengatakan, kredit konstruksi dan kredit pemilikan rumah/apartemen (KPR/KPA) melambat dari 3,6% pada November 2020 menjadi 3,4% di Desember 2020.
"Perlambatan ini didorong oleh KPR tipe 22 sampai 70 di Jawa Barat dan Jawa Timur," kata Erwin di Jakarta, Jumat (22/1/2021).
Baca Juga: OJK Minta Bankir Hati-Hati dalam Restrukturisasi Kredit
Sementara itu, kredit real estate tercatat melambat dari 4,3% pada November 2020 menjadi 2,1% di Desember 2020. Perlambatan ini disebabkan gedung perkantoran di DKI Jakarta dan Banten. Disisi lain kredit kontruksi meningkat dari 3,6% menjadi 4,5%.
Sementara itu, kredit kepada UMKM mencatat penurunan yang lebih dalam dari minus 2,0% (yoy) terutama pada skala usaha mikor. Di sisi lain kredit usaha kecil dan menengah menunjukkan peningkatan masing-masing sebesar 3,5% dan 0,5%.
"Berdasarkan jenis pengunaannya yaitu penurunan krediy UMKM terutama disebabkan oleh jenis penggunaan investasi," tandasnya.
(Feby Novalius)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.