Share

Mendag Kesal Ekspor Mobil RI 'Dijahili' Filipina

Ferdi Rantung, Sindonews · Rabu 27 Januari 2021 13:48 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 27 320 2351704 mendag-kesal-ekspor-mobil-ri-dijahili-filipina-wTgDL5LMJx.jpg Ekspor Indonesia (Foto: Okezone)

JAKARTA - Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi mengaku kesal atas kebijakan pemerintah Filipina yang menjahili ekspor mobil dari Indonesia. Filipina mengeluarkan kebijakan safeguard berupa bea masuk tindakan pengamanan perdagangan sementara (BMTPs).

"Industri kita juga dijahilin. Saya kesal kita ini menjual mobil kira-kira USD1,5 miliar ke Filipina. Nah, sekarang menetapkan safeguard untuk industri mereka di Filipina dari mobil kita," kata Lutfi dalam webinar, Rabu (27/1/2021).

Baca Juga: Filipina 'Jegal' Ekspor Mobil RI dengan Tarif Baru, Ini Langkah Mendag 

Dia menilai, Filipina ketakutan terhadap neraca perdagangannya sehingga mengeluarkan safeguard. Menurutnya, Filipina tidak ingin neraca perdagangannya defisit sehingga mencegah impor mobil dari Tanah Air.

"Jadi kalau kita lihat mereka (Filipina) itu lagi ketakutan daripada balance of trade (neraca perdagangan) itu terganggu. Jadi mereka mencoba itu," jelasnya.

Dalam kasus seperti ini, Lutfi menegaskan, pemerintah akan menghadapi kebijakan yang dikeluarkan Filipina tersebut. Sebab, menurutnya hal ini merupakan bagian daripada perdagangan

"Kita akan hadapi karena ini bagian dari perdagangan," tegasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini