OJK Restui Bank Syariah Indonesia, Kementerian BUMN Launching Legal Merger Bulan Depan

Suparjo Ramalan, Jurnalis · Rabu 27 Januari 2021 18:45 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 27 320 2351927 ojk-restui-bank-syariah-indonesia-kementerian-bumn-launching-legal-merger-bulan-depan-KDkI0skkHu.jpg Perbankan. Ilustrasi: Shutterstock

JAKARTA – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) merestui penggabungan PT Bank Syariah Mandiri dan PT Bank BNI Syariah ke dalam PT Bank BRIsyariah Tbk. OJK juga mengizinkan penggunaan nama PT Bank BRIsyariah Tbk Menjadi Izin Usaha atas nama PT Bank Syariah Indonesia Tbk sebagai Bank Hasil Penggabungan.

Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) memastikan Legal merger tiga bank syariah BUMN akan launching pada 1 Februari 2021 mendatang. Jadwal tersebut sesuai kesepakatan Project Management Office Integrasi.

Baca Juga: Sah, OJK Terbitkan Izin Bank Syariah Indonesia

"Yang sedang kita dorong untuk segera launching tanggal 1 Februari adalah legal merger dari 3 bank syariah BUMN. Yaitu BRIsyariah, Mandiri Syariah, dan BNI Syariah. Yang Insya Allah tanggal 1 Februari akan dilaunching menjadi satu entitas baru yaitu Bank Syariah Indonesia," ujar Wakil Menteri BUMN Kartika Wirtjoatmodjo atau Tiko, Rabu (27/1/2021).

Penggabungan usaha tiga bank syariah milik Himbara tersebut adalah PT Bank BRIsyariah Tbk, PT Bank Syariah Mandiri, dan PT Bank BNI Syariah menjadi satu entitas di bawah nama PT Bank Syariah Indonesia Tbk.

 

Merger pun sudah mendapat persetujuan OJK ditandai dengan keluarnya salinan Keputusan Dewan Komisioner OJK Nomor 4/KDK.03/2021 tentang Pemberian Izin Penggabungan, serta Izin Perubahan Nama dengan Menggunakan Izin Usaha Bank BRISyariah menjadi Izin Usaha Atas Nama PT Bank Syariah Indonesia Tbk.

Surat tersebut ditetapkan pada 27 Januari 2021. Setelah izin dari OJK keluar, proses penggabungan usaha ketiga bank syariah ini akan dilanjutkan dengan permohonan persetujuan perubahan anggaran dasar kepada Kementerian Hukum dan HAM dan permohonan pencatatan saham tambahan ke Bursa Efek Indonesia.

Jika seluruh proses akhir ini berjalan sesuai rencana, maka merger tiga bank syariah milik Himbara akan efektif pada Senin, 1 Februari 2021, dengan nama dan identitas baru yakni PT Bank Syariah Indonesia Tbk.

Hery Gunardi, Ketua Project Management Office Integrasi mengatakan, dirinya bersyukur dan menyambut baik kabar gembira atas diterimanya persetujuan OJK terhadap rencana penggabungan ketiga bank umum syariah hari ini.

“Saya mewakili seluruh tim Project Management Office berterima kasih kepada OJK dan seluruh regulator terkait atas dukungan dan bimbingannya selama proses merger ini berlangsung, sejak awal proses ini dimulai. Meski di tengah pandemi, seluruh pihak tetap bekerja, saling bahu-membahu, mendukung bersatunya tiga bank Syariah dan melahirkan Bank Syariah Indonesia. Sejatinya kita semua ini bersatu untuk Indonesia,” kata Hery.

Manajemen Bank Syariah Indonesia akan fokus untuk memastikan proses integrasi layanan dan core banking dari ketiga bank berjalan baik dan minim disrupsi demi peningkatan layanan kepada masyarakat dan nasabah.

“Insya Allah, kami akan kawal sebaik mungkin. Kami akan lakukan dengan saksama secara bertahap, tidak terburu-buru demi meminimalisasi risiko disrupsi bagi nasabah selama proses integrasi berlangsung,” kata siam.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini