9 Tol Dijual ke Swasta, Simak Fakta-faktanya

Dian Ayu Anggraini, Jurnalis · Sabtu 30 Januari 2021 06:47 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 29 320 2352906 9-tol-dijual-ke-swasta-simak-fakta-faktanya-lZdCIq1aqu.jpg Jalan Tol. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - PT Waskita Karya (Persero) Tbk berencana untuk melepaskan kepemilikan pada sejumlah ruas jalan tol yang berada di bawah PT Waskita Toll Road (WTR). Di tahun 2021, setidaknya ada 9 ruas tol yang akan dijual kepada para calon investor.

Corporate Secretary PT Waskita Toll Road (WTR) Alex Siwu mengatakan, rencana divestasi pada beberapa ruas tol sebenarnya sudah direncanakan sejak tahun lalu. Sementara realisasinya ditargetkan pada tahun 2021.

"Memang kita sudah proses untuk divestasi beberapa ruas tol sejak tahun lalu dan targetnya dapat terealisasi di tahun 2021," ujarnya saat dihubungi MNC Portal Indonesia, Kamis (28/1/2021).

Baca Juga: 9 Jalan Tol Dijual, BPJT: Untuk Kesehatan Keuangan Waskita

Berikut Okezone rangkum fakta-fakta menarik terkait 9 ruas tol yang akan dijual oleh PT Waskita Karya (Persero) Tbk, Jakarta, Sabtu (30/1/2021).

1. Ini Daftarnya

9 ruas tol yang akan dijual tersebut meliputi 3 ruas tol yang berlokasi di area Jabodetabek, 1 ruas terletak di provinsi Jawa Barat, 2 ruas berada di Pulau Sumatera, 2 ruas bagian dari jaringan tol Trans Jawa, dan ditambah 1 ruas yang terletak di Jawa Timur. Total panjang dari seluruh ruas yang akan dilepas mencapai lebih dari 480 KM.

2. Ditargetkan Selesai pada Awal Tahun 2021

Waskita yakin seluruh transaksi dapat diselesaikan pada tahun 2021. Director of Business Development & QSHE Waskita Fery Hendriyanto menerangkan bahwa sebagian dari paket transaksi yang akan diselesaikan pada tahun 2021 merupakan transaksi yang telah dimulai di tahun 2020.

“Sebelumnya kami berencana untuk melepas 4 ruas lagi di akhir tahun 2020, namun dikarenakan pandemi Covid-19, transaksinya masih dalam proses. Kami tetap optimis target selesai pada awal tahun 2021,” kata Fery di Jakarta, Rabu (2/12/2020).

Baca Juga: Tarif Tol BORR Naik dari Rp10.000 jadi Rp14.000, Ini Alasannya

3. Divestasi dilakukan untuk mengurangi utang Waskita

Fery mengatakan, pelepasan kepemilikan atas 9 ruas tol dilakukan sebagai upaya untuk mengurangi utang dari ruas tol yang tidak lagi terkonsilidasi.

“Selain adanya penerimaan kas, lewat divestasi Waskita juga akan mengurangi utang dari ruas tol yang tidak lagi terkonsolidasi,” jelas Fery.

4. Menggunakan Beberapa Skema Pelepasan

Lebih lanjut Fery pun mengatakan, Waskita akan menggunakan beberapa skema pelepasan. Seperti yang pernah dilakukan sebelumnnya, akan ada beberapa ruas yang dilepas dengan skema shareswap atau tukar saham.

“Kami juga membuka tender dan menerima penawaran investor untuk beberapa ruas tol serta menggunakan instrumen RDPT,” lanjutnya.

5. Divestasi dalam Rangka Menyehatkan Keuangan Waskita

Kepala Bagian Umum Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Mahbullah Nurdin memastikan, rencana penjualan tol tersebut tidak ada kaitannya dengan rencana pembangunan proyek jalan tol yang masih akan dilakukan pemerintah.

"Itu enggak ada kaitannya, ini murni divestasi dalam rangka penyehatan keuangan Waskita Group," ucapnya.

6. Waskita Tetap Boleh Ikut Lelang Proyek

Mahbullah Nurdin juga mengatakan, Waskita Karya masih diperbolehkan mengikuti lelang proyek jalan tol meskipun nantinya 9 tol tersebut belum terjual. Namun, tetap pemenang lelang diputuskan oleh BPJT melalui review. Ada baiknya juga jika Waskita ingin mengikuti proyek harus membentuk konsorsium. Karena jika hanya ikut sendiri, akan sangat berat bagi perusahaan BUMN Karya tersebut.

7. Tahun Ini Waskita Hanya Ikut Satu Proyek Jalan Tol

Karena fokus pada divestasi, tahun ini Waskita hanya ikut pada investasi di satu jalan tol saja. Yaitu Jembatan Tol Balikpapan-Penajam yang saat ini sedang dilakukan kajian.

"Dalam rencana tahun ini kita hanya akan ikut satu investasi jalan tol yang baru. Jembatan Tol Balikpapan-Penajam. Fokus kita tahun ini pada divestasi jalan tol," ujar Corporate Secretary PT Waskita Toll Road (WTR) Alex Siwu saat dihubungi MNC Portal Indonesia, Kamis (28/1/2021).

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini