Ancaman PHK, Industri Baja Indonesia Harus Dilindungi

Ferdi Rantung, Jurnalis · Jum'at 29 Januari 2021 14:08 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 29 320 2352970 ancaman-phk-industri-baja-indonesia-harus-dilindungi-3gxEayXbqD.jpeg Karyawan di PHK (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Ketua Umum Indonesia Iron and Steel Industry Association (IISIA) Silmy Karim mengatakan bahwa safeguard di industri baja perlu dilakukan. Sebab jika tidak dilindungi maka industri baja akan kalah bersaingan dan terjadi bisa PHK dalam industri ini.

Baca Juga: Industri Lokal Merasa Tidak Fair dengan Jumlah dan Cara Impor Baja

Safeguard merupakan upaya melindungi produk lokal dari serbuan impor produk serupa yang dinilai mengancam kelangsungan industri dalam negeri.

"Safeguard satu hal yang penting, apalagi dalam kondisi pandemi seperti ini, konsekuensi PHK jelas." katanya dalam Market Review IDX Channel, Jumat (29/1/2021).

Baca Juga: Lindungi Industri Lokal, Impor Baja Dipangkas 50%

Dia menjelaskan, dengan adanya safeguard maka akan menciptakan iklim yang baik industri baja. Sehingga produk dalam negeri dapat bersaing.

"Negara lain melakukan ekstra ketat melindungi industrinya, ini masalah hidup dan mati industri. Safeguard harus dilakukan agar tidak banjir impor," tegasnya.

Dia menambahkan, jika tata niaga impor Indonesia bisa dibenahi, maka investor yang akan masuk untuk berinvestasi akan semakin banyak.

"Tata niaga impor harus dibenahi agar investasi masuk. Jadi kebijakan pemerintah itu harus ada keterkaitan. Jika ingin menarik investor yang banyak, maka perdagangan harus dibenahi. agar investor itu tidak rugi, jika rugi maka akan kabur dia," tandasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini