Share

Menko Luhut Targetkan Vaksinasi 70 Juta Orang hingga Semester I-2021

Taufik Fajar, Okezone · Rabu 03 Februari 2021 12:43 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 03 320 2355693 menko-luhut-targetkan-vaksinasi-70-juta-orang-hingga-semester-i-2021-yNeXiQtewb.jpg Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan (Foto: Okezone)

JAKARTA - Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi yang sekaligus Wakil Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) Luhut Binsar Pandjaitan menargetkan vaksinasi Covid-19 bisa mencapai 70 juta orang pada pertengahan tahun ini.

Hal ini dia sampaikan pada acara Mandiri Investment Forum 2021 secara virtual. Menurut dia Indonesia akan melakukan vaksinasi Covid-19 kepada 181 juta orang untuk mencapai herd immunity atau imunitas populasi.

Baca Juga: Vaksin AstraZeneca Diklaim Mampu Cegah Penularan Virus Covid-19

"Jadi tenaga kesehatan menjadi prioritas utama. Dan kami saat ini sudah 1 juta yang divaksin bulan depan," ujar dia, Rabu (3/2/2021).

Kemudian, lanjut dia, pemerintah akan vaksinasi 60-70 juta orang sampai pertengahan tahun. "Mudah-mudahan kami bisa vaksinasi 60-70 juta orang sampai pertengahan tahun dan semoga bisa memicu herd immunity targetnya Maret atau April 2022," ungkap dia.

Baca Juga: Cukup Satu Dosis, Vaksin AstraZeneca Lindungi Tubuh 3 Bulan

Pemerintah memastikan 11 juta bahan baku vaksin Covid-19 masih diperuntukkan bagi petugas publik dan tenaga layanan publik, TNI, dan Polri. Proses vaksinasi Covid-19 akan dimulai pada akhir februari 2021.

Baca Juga: Saatnya Anak Muda Bangkit Bersama untuk Indonesia Bersama Astra

Sekretaris Bio Farma Bambang Heriyanto mengatakan, setelah proses produksi dilakukan, pihaknya tetap mengontrol agar kualitas vaksin tetap terjaga. Dalam pelaksanaannya, perseroan menggunakan sistem manajemen distribusi vaksin (SMDV) yang terintegrasi dan dilengkapi dashboard internet.

"Vaksin yang sudah jadi akan dialokasikan untuk petugas publik dan tenaga layanan publik, TNI, Polri mulai akhir Februari 2021. Proses pendistribusian vaksin Covid-19 utk menjaga kualitas vaksin agar terjaga, Bio Farma menggunakan sistem manajemen distribusi vaksin (SMDV) yang terintegrasi dilengkapi dashboard internet," ujarnya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini