Share

5 Fakta 11 Juta Vaksin Covid-19 Datang Lagi, Bio Farma Langsung Meracik

Fadel Prayoga, Jurnalis · Senin 08 Februari 2021 06:35 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 07 320 2358032 5-fakta-11-juta-vaksin-covid-19-datang-lagi-bio-farma-langsung-meracik-lJamBlz04Y.jpg Vaksin Covid-19 (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - PT Bio Farma (Persero) memastikan 11 juta vaksin Covid-19 yang terdiri atas 10 juta bahan baku dan 1 juta over vail vaksin atau setengah jadi segera diproduksi secepatnya. Di mana bahan baku vaksin Covid-19 telah tiba di Indonesia dari China beberapa waktu lalu.

Terkait hal itu Okezone telah merangkum beberapa fakta menarik soal vaksin Covid-19, Jakarta, Senin (8/2/2021).

 

1. 11 Juta Vaksin Akan Diproduksi 13 Februari

Juru Bicara PT Bio Farma Bambang Heriyanto menjelaskan, untuk 11 juta dosis vaksin Covid-19 yang datang akan mulai diproses pada 13 Februari 2021.

"Kemudian ditargetkan selesai 20 Maret 2021," ujarnya.

Baca Juga: Sri Mulyani: Covid-19 Bukan Makhluk yang Bisa Kita Suruh 

2. 15 Juta Vaksin Sinovac Akan Selesai Diproduksi Bio Farma 11 Februari

Sebanyak 15 juta vaksin Covid-19 akan selesai diproduksi oleh PT Bio Farma Tbk pada 11 Februari 2021 mendatang. Hal ini merupakan rangkaian proses dari penerimaan bahan vaksin setengah jadi tahapan ketiga beberapa waktu lalu.

"Untuk bahan baku tahap 3 sudah mulai diproses di Bio Farma sdh dan selesai produksi 15 juta 11 Februari 2021," kata Juru Bicara PT Bio Farma Bambang Heriyanto di Bandara Soekarno Hatta, Selasa (2/2/2021).

3. Bio Farma Pastikan Uji Mutu dan Kontrol

Sekretaris Bio Farma Bambang Heriyanto mengatakan, sebelum diproduksi menjadi produk jadi, vaksin Covid-19 harus melalui serangkaian uji mutu dan kontrol yang ketat yang dilakukan Bio Farma dan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Hal itu untuk memastikan vaksin yang dihasilkan memenuhi standar mutu yang ditetapkan.

4. 11 Juta Vaksin Covid-19 Tiba untuk Petugas Layanan Publik hingga TNI

Pemerintah memastikan 11 juta bahan baku vaksinasi Covid-19 akan dimulai pada akhir februari 2021.

Sekretaris Bio Farma Bambang Heriyanto mengatakan, setelah proses produksi dilakukan, pihaknya tetap mengontrol agar kualitas vaksin tetap terjaga. Dalam pelaksanaannya, perseroan menggunakan sistem manajemen distribusi vaksin (SMDV) yang terintegrasi dan dilengkapi dashboard internet.

"Vaksin yang sudah jadi akan dialokasikan untuk petugas publik dan tenaga layanan publik, TNI, Polri mulai akhir Februari 2021. Proses pendistribusian vaksin Covid-19 utk menjaga kualitas vaksin agar terjaga, Bio Farma menggunakan sistem manajemen distribusi vaksin (SMDV) yang terintegrasi dilengkapi dashboard internet," ujarnya, Selasa (2//2/2021).

5. Ini Penjelasan Pengemasan Vaksin Covid-19

Sementara Covid-19 Vaccine nanti akan dikemas dalam kemasan multidose, dimana 1 vial berisi 10 dosis, atau untuk 10 penerima. Kemudian setiap 10 vial akan dikemas ke dalam satu dus, sehingga dalam 1 dus akan berisi 100 dosis. Perbedaan kemasan ini, tidak membedakan kualitas dari vaksin Covid-19.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini