Kemenhub Cari 39 Ribu Tenaga Kerja Sektor Perkeretaapian

Rina Anggraeni, Jurnalis · Minggu 14 Februari 2021 16:37 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 14 320 2361845 kemenhub-cari-39-ribu-tenaga-kerja-sektor-perkeretaapian-UuTpKwUb35.jpg Ilustrasi pekerja kereta (Reuters)

YOGYAKARTA – Kementerian Perhubungan menargetkan dapat menyerap sekitar 39 ribu tenaga kerja pada program padat karya sektor perkeretaapian tahun 2021 di Jawa Tengah. Di mana, dengan alokasi anggaran sebesar Rp3,2 Miliar.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan hal ini sebagaimana arahan Bapak Presiden RI Joko Widodo, program padat karya di sektor transportasi ini.

 Baca juga: Jokowi: Lanjutkan Bansos dan Perbanyak Program Padat Karya

"Ini merupakan komitmen kami untuk hadir membantu masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19, dalam rangka mempercepat pemulihan ekonomi nasional,” demikian disampaikan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi di Jakarta, Minggu (14/2/2021).

Menhub mengatakan, pada tahun 2021 ini, program padat karya menjadi salah satu program prioritas nasional yang tengah digenjot Pemerintah karena manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Penyelenggaraan program padat karya di sektor transportasi yaitu berupa : pemeliharaan dan pembangunan terminal, bandara, pelabuhan, jalur kereta api, dan fasilitas keselamatan transportasi.

 Baca juga: Padat Karya Tunai Rp12,2 Triliun Serap 630.900 Tenaga Kerja

Secara rinci kegiatan padat karya yang dilakukan pada 3 (tiga) proyek infrastruktur perkeretaapian di Jawa Tengah yaitu protek Elektrifikasi Jalur KA Lintas Yogyakarta-Solo, dengan lingkup pekerjaan: galian tanah pekerjaan drainase 425 meter, galian tanah pekerjaan retaining wall sepanjang 221 meter dan pembersihan lapangan/area stasiun, yang dapat menyerap 2.520 orang tenaga kerja;

Lalu, proyek Elektrifikasi Jalur KA Lintas Solo Balapan - Solo Jebres, dengan lingkup kegiatan padat karya: galian pondasi tiang listrik aliran atas (laa), galian kabel 20kv laa, bobok/bongkar beton eksisting, pasir urug bawah pondasi dan urugan tanah kembali, yang dapat menyerap 1.840 orang tenaga kerja;

Serta, pembangunan Jalur KA Bandara NYIA Kulonprogo (2019-2021), dengan lingkup kegiatan padat karya: penjagaan semboyan dan alat kerja, kegiatan flagman, penyiraman debu, pekerjaan bekisting, pembesian dan cor, kegiatan pengeceran rel, ballast dan bantalan, serta kegiatan pembongkaran direksi kit, yang dapat menyerap 34.650 orang tenaga kerja.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini