Pria 88 Tahun Miliki Kekayaan Rp18,2 Triliun, Ini Daftar Orang Terkaya Tertua

Fadel Prayoga, Jurnalis · Selasa 16 Februari 2021 06:59 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 15 455 2362349 pria-88-tahun-miliki-kekayaan-rp18-2-triliun-ini-daftar-orang-terkaya-tertua-kmxyDrvbIQ.jpg Orang Terkaya Tertua (Foto: Okezone)

JAKARTA - Seluruh orang di dunia pasti ingin hidupnya memiliki harta yang banyak atau seminimal mungkin yaitu berkecukupan. Oleh sebab itu, dalam menggapai sebuah kekayaan diperlukan sebuah kerja keras.

Proses yang lama dan tak tahu kapan tercapainya membuat umur seseorang terus bertambah, sehingga mereka menikmati kesuksesannya itu saat sudah tak lagi muda. Salah satu contohnya seperti orang terkaya ke-15 di Afrika Othman Benjelloun yang kini berumur 88 tahun.

Berikut daftar orang terkaya tertua di Afrika yang dilansir dari Forbes, Selasa (16/2/2021).

1. Othman Benjelloun

Othman Benjelloun berasal dari Maroko adalah CEO BMCE Bank of Africa, yang telah hadir di lebih dari 20 negara Afrika. Dia merupakan miliarder ke-15 di Afrika dengan kekayaan sebesar USD1,3 miliar atau setara Rp18,2 triliun (mengacu kurs Rp14.000 per USD).

Baca Juga: Harta Orang Terkaya Afrika Masih Kalah Jauh dari Miliarder Hartono Bersaudara 

Ayahnya adalah pemegang saham di RMA, sebuah perusahaan asuransi Maroko; Benjelloun membangunnya menjadi perusahaan asuransi terkemuka.

Melalui perusahaan induknya, FinanceCom, ia memiliki saham di perusahaan telekomunikasi Prancis, Orange, di Maroko.

Dia meresmikan pada tahun 2014 rencana $ 500 juta untuk membangun Menara Mohammed VI berlantai 55 di Rabat. Ini akan menjadi salah satu gedung tertinggi di Afrika.

FinanceCom adalah bagian dari proyek untuk mengembangkan kota teknologi bernilai miliaran dolar di Tangiers yang diharapkan menampung 200 perusahaan China.

2. Issad Rebrab

 

Issad Rebrab adalah Founder and CEO Cevital, perusahaan swasta terbesar di Aljazair. Pria berusia 77 tahun itu memiliki aset sebesar USD4,8 miliar atau setara Rp67,2 triliun dan terdaftar sebagai orang terkaya ke-7 di Afrika.

Cevital memiliki salah satu kilang gula terbesar di dunia, dengan kapasitas produksi 2 juta ton per tahun.

Baca Juga: Isabel, Mantan Anak Presiden yang Terdepak dari Jajaran Miliarder Afrika

Cevital memiliki perusahaan Eropa, termasuk pembuat peralatan rumah tangga Prancis Groupe Brandt, pabrik baja Italia, dan perusahaan pemurni air Jerman.

Dia pernah menjalani 8 bulan penjara atas tuduhan korupsi. Kemudian, Rebrab dibebaskan pada 1 Januari 2020. Dia membantah melakukan kesalahan.

3. Youssef Mansour

Youssef Mansour adalah orang terkaya ke-14 di Afrika dengan kekayaan sebesar USD1,5 miliar atau setara Rp21 triliun.

Dia adalah CEO Mansour Group, yang didirikan oleh ayahnya Loutfy (wafat tahun 1976) pada tahun 1952.

Mansour Group adalah distributor eksklusif kendaraan GM dan perlengkapan Caterpillar di Mesir dan beberapa negara lain.

Dia mengawasi divisi barang konsumen, yang mencakup jaringan supermarket Metro, dan hak distribusi tunggal L'Oreal di Mesir.

Adik laki-laki Mohamed dan Yasseen juga adalah miliarder dan pemilik sebagian Mansour Group.

4. Nicky Oppenheimer

Peringkat ketiga terkaya di Afrika ditempati oleh Nicky Oppenheimer yang kini berusia 75 tahun. Dia tercatat memiliki kekayaan bersih sebesar USD8 miliar atau setara Rp112 triliun (mengacu kurs 14.000 per USD).

Oppenheimer, pewaris kekayaan keluarganya, menjual 40% sahamnya di perusahaan berlian DeBeers kepada grup pertambangan Anglo American seharga USD5,1 miliar tunai pada tahun 2012.

Dia adalah generasi ketiga dari keluarganya yang menjalankan DeBeers, dan menjadikan perusahaan itu pribadi pada tahun 2001. Selama 85 tahun hingga 2012, keluarga Oppenheimer menduduki tempat pengendali dalam perdagangan berlian dunia.

Pada tahun 2014, Oppenheimer memulai Fireblade Aviation di Johannesburg, yang mengoperasikan penerbangan carteran dengan armadanya yang terdiri dari 3 pesawat dan 2 helikopter. Dia memiliki setidaknya 720 mil persegi lahan konservasi di Afrika Selatan, Botswana dan Zimbabwe.

 

5. Mohamed Mansour

Mohamed Mansour adalah orang terkaya ke-11 di Afrika dengan kekayaan bersih mencapai USD2,5 miliar atau setara Rp35 triliun.

Mohamed Mansour mengawasi konglomerat keluarga Mansour Group, yang didirikan oleh ayahnya Loutfy (D.1976) pada tahun 1952 dan memiliki 60.000 karyawan.

Mansour mendirikan dealer General Motors di Mesir pada tahun 1975, kemudian menjadi salah satu distributor GM terbesar di seluruh dunia.

Mansour Group juga memiliki hak distribusi eksklusif untuk peralatan Caterpillar di Mesir dan tujuh negara Afrika lainnya.

Dia menjabat sebagai Menteri Perhubungan Mesir dari 2006 hingga 2009 di bawah rezim Hosni Mubarak.

Saudara laki-lakinya Yasseen dan Youssef, yang berbagi kepemilikan dalam grup keluarga, juga miliarder; putranya Loutfy mengepalai lengan ekuitas swasta Man Capital.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini