Susi menjelaskan pertumbuhan ekonomi nasional pada kuartal I-2021 diproyeksi di kisaran 1,6-2,1%. Sedangkan konsumsi rumah tangga diharapkan tumbuh 1,3-1,8% pada kuartal I-2021.Untuk mendorong konsumsi rumah tangga tersebut, pemerintah kemudian mengeluarkan kebijakan relaksasi PPnBM kendaraan bermotor.
Harapannya dapat memperbaiki konsumsi rumah tangga, yang berdampak pada perekonomian nasional. Apalagi kontribusi konsumsi rumah tangga pada Produk Domestik Bruto (PDB) nasional mencapai 57%.
Di sisi lain, PPnBM juga diharapkan mampu menggeliatkan industri otomotif yang terpukul cukup dalam selama pandemi covid-19. Padahal, sektor tersebut memiliki multiplier effect yang besar bagi perekonomian.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.