JAKARTA - Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi menyatakan, Indonesia merupakan negara ketiga terbesar di dunia setelah China dan Filipina sebagai penyuplai pelaut di kapal asing baik kapal perikanan maupun niaga.
Kemudian berdasarkan data Kementerian Perhubungan (Kemenhub) total pelaut Indonesia berjumlah 1,2 juta orang.
"Jadi berdasarkan data ILO Indonesia merupakan negara penyuplai terbesar di dunia untuk pekerja perikanan," ujar Deputi Bidang Koordinasi Kedaulatan Maritim dan Energi, Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Basilio Dias Araujo dalam konfrensi pers secara virtual, Rabu (17/2/2021).
Baca Juga: Menlu Sebut 692 ABK Alami Permasalahan di Kapal China Sepanjang 2020
Kemudian, lanjut dia, rata-rata upah yang pelaut terima tiap bulannya juga cukup besar. Mulai dari Rp7 juta hingga Rp21 juta per bulan.
"Pelaut perwira yang bekerja di kapal asing mendapatkan penghasilan kita kasih rata-rata misalnya untuk ratings Rp7 juta, dan perwira Rp21 juta," ungkap dia.
Dia juga menjelaskan, pendapatan pelaut Indonesia ini menjadi penyumbang cukup besar terhadap pemasukan negara. Dengan mengambil asumsi penghasilan rata-rata terendah saja, ada dana ratusan triliun yang dibawa masuk ke Tanah Air.
"Apabila diambil rata-rata USD750 dolar dikali 1,2 juta, maka setahun bisa adalah kira-kira mencapai Rp150 triliun," jelasnya.
(Dani Jumadil Akhir)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.