Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Cara Erick Thohir 'Tempatkan' Perempuan dan Milenial Jadi Direksi BUMN

Suparjo Ramalan , Jurnalis-Kamis, 18 Februari 2021 |15:53 WIB
Cara Erick Thohir 'Tempatkan' Perempuan dan Milenial Jadi Direksi BUMN
Erick Thohir (Foto: KBUMN)
A
A
A

JAKARTA - Upaya Menteri BUMN Erick Thohir mengisi keterwakilan 5% milenial dan 15% perempuan di jajaran direksi BUMN tidak sekadar wacana saja. Langkah transformasi itu terus diupayakan agar bisa terealisasi.

Salah satu skema yang ditetapkan Erick Thohir untuk bisa merealisasikan target tersebut dengan menjadikan representasi milenial dan perempuan sebagai Key Performance Indicators (KPI) atau Indikator Kinerja Utama para direksi BUMN.

"Ini bukan sekadar mendorong, bahkan saya menjadikan presentasi generasi muda dan perempuan sebagai KPI bagi direksi BUMN dalam menjalani kinerjanya," ujar Erick dalam sambutannya Indonesia Young Business Leaders Kamis (18/2/2021).

Baca Juga: Begini Alasan Erick Thohir Tunjuk Milenial Jadi Direksi BUMN 

Setelah mendapat amanah dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebagai menteri BUMN, dari berbagai legasi yang ingin diwujudkan Erick salah satunya adalah kemajuan fundamental BUMN saat ini hingga masa mendatang. Untuk mencapai hal itu generasi muda, khususnya milenial, dinilai perlu mengisi posisi direksi BUMN.

Kementerian BUMN pun melakukan terobosan dengan memberikan kesempatan kepada generasi milenial untuk duduk dalam jajaran direksi dengan target 5% dari seluruh direksi yang ada di BUMN.

Sementara target keterwakilan perempuan adalah 15%. Tentu ini memerlukan proses, langkah ini kemudian ditindaklanjuti dengan menata lingkungan kerja BUMN agar dapat menunjang karier para generasi muda dan juga perempuan untuk berkembang, menjadi pemimpin berkualitas tinggi dan menggapai jabatan puncak.

"Generasi muda adalah penggerak di era modern ini baik sebagai konsumen maupun SDM di perusahaan. Baik saat ini ataupun masa depan diperlukan pemimpin muda dan representasi generasi muda dalam merancang produk dan solusi yang diberikan serta dalam menentukan kebijakan perusahaan sehingga posisi manajemen," katanya.

Baca Juga: Komitmen Erick Thohir: 5% Direksi-Komisaris BUMN Diisi Milenial

Mantan Bos Inter Milan itu menilai, saat ini merupakan masa yang demikian dinamis dengan kompleksitas dan ambigusitas. Dinamika ini menuntut setiap perusahaan untuk adaptif dan memiliki keunggulan kompetitif. BUMN khusuanya, memerlukan semangat, dan terus belajar, mudah beradaptatif, dan selalu mencari terobidan yang dimiliki, hal itu bisa dijawab dengan tangan dan kepala generasi muda atau pemimpin muda.

(Dani Jumadil Akhir)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement