4 Fakta Sukanto Tanoto, Miliarder Indonesia yang Beli Istana di Jerman

Taufik Fajar, Jurnalis · Minggu 21 Februari 2021 04:43 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 20 455 2365535 4-fakta-sukanto-tanoto-miliarder-indonesia-yang-beli-istana-di-jerman-ahFvkTbYln.jpg Uang Rupiah (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Miliarder asal Indonesia Sukanto Tanoto dan anaknya Andre dikabarkan mempunyai kepemilikan gelap gedung-gedung mewah di luar negeri. Salah satunya, bangunan paling bergengsi di Munich dengan harga 350 juta euro atau Rp5,93 triliun (Rp16.936 per Euro).

Kabar tersebut baru-baru ini tersebar melalui laporan dokumen investigasi Open Lux yang menyisir data-data perbankan Luxembourg. Terutama dugaan pengemplang pajak para miliarder dunia.

Berikut fakta-fakta miliarder Indonesia Sukanto Tanoto yang beli Istana di Jerman yang telah dirangkum Okezone, Minggu (21/2/2021):

Baca Juga

Kekayaan Masayoshi Son Melonjak Tajam, Dekati Harta Orang Terkaya Jepang

1. Beli Bangunan di Munich Senilai 350 Juta Euro

Investigasi tersebut merupakan kolaborasi jurnalis internasional yang juga pernah mengungkap skandal Panama Papers. Kini, laporan tersebut lebih ke data kepemilikan para orang kaya di dunia.

Mengutip website OCCRP, Jakarta, Minggu (14/2/2021), penyelidikan oleh OCCRP dan mitranya Süddeutsche Zeitung di Jerman menunjukkan bagaimana miliarder itu diam-diam membeli salah satu bangunan paling bergengsi di Munich dalam kesepakatan senilai hampir 350 juta euro.

Baca Juga

Siapa yang Lebih Kaya, Anthony Salim atau Djoko Susanto?

2. Pembelian Bangunan Dilakukan Secara Diam-Diam

Meskipun salah satu perusahaan Tanoto didenda lebih dari USD200 juta karena penggelapan pajak di Indonesia, dan banyak laporan yang menuduh orang lain mencurigai praktik peralihan laba. Tidak ada perusahaan jasa profesional yang mengerjakan kesepakatan itu yang mengatakan bahwa mereka memberi tahu regulator Jerman tentang penjualan tersebut.

Dokumen-dokumen menunjukkan bahwa kepemilikan taipan disembunyikan dengan hati-hati melalui rantai perusahaan offshore di yurisdiksi tidak jelas Singapura, Kepulauan Cayman, dan Luksemburg.

3. Sukanto Tanoto Pernah Juga Beli Bangunan di Jerman Pada 2019

Pembelian kompleks Ludwig yang bersejarah di Central Munich oleh Tanoto pada Juli 2019 terjadi hanya beberapa bulan setelah Komisi Eropa setuju untuk menghentikan penggunaan minyak sawit dalam biofuel di UE. Di mana, dengan alasan bahwa hal itu menyebabkan deforestasi yang berlebihan di tempat-tempat di mana ia diproduksi secara massal, seperti Indonesia.

Seperti diketahui, Komplek Ludwig tersebut merupakan salah satu lingkungan paling bergengsi di Munich. Itu terletak di sudut Ludwigstrasse, salah satu dari empat jalan kerajaan yang dibangun oleh Raja Ludwig I Jerman pada abad ke-19, tidak jauh dari Perpustakaan Negara Bagian Bavaria.

4. Sukanto Tanoto Salah Satu Orang Terkaya di Indonesia

Nama Sukanto Tanoto sendiri di Indonesia sudah tidak asing. Bahkan, dia menduduki peringkat 22 sebagai orang terkaya di Indonesia tahun 2020 versi Forbes.

Dilansir dari laman Asia Pacific Resources International Limited (APRIL), Minggu (14/2/2021), pengusaha sukses asal Medan yang mendirikan kelompok bisnis besar bernama Royal Golden Eagle (RGE) ini, memulai bisnisnya dari sebuah toko kecil yang menyediakan suku cadang, sekitar 50 tahun yang lalu.

Hingga kini Tanoto telah berhasil mengantarkan RGE menjadi bisnis grup yang berbasis di Singapura. Di bawah kepemimpinannya, RGE telah memiliki aset aset lebih dari USD20 miliar dan total pekerja mencapai 60.000 orang.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini