Presiden Jokowi: Praktik Predatory Pricing Bisa Membunuh

Dita Angga R, Jurnalis · Jum'at 05 Maret 2021 13:43 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 05 320 2372875 periden-jokowi-praktik-predatory-pricing-bisa-membunuh-vnBTQOx2ls.jpg Presiden Jokowi (Foto: Setkab)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkap ada kejanggalan pada perdagangan digital di Indonesia. Dia tidak mau Indonesia hanya dijadikan sebagai pasar semata. Dia juga tidak mau ada praktik-praktik perdagangan yang merugikan UMKM Indonesia.

Baca juga: Mendag Minta E-commerce Bantu UMKM Bersaing di Pasar Global

“Saya tidak mau negara kita Indonesia hanya dijadikan pasar, hanya dijadikan pasar saja. Saya juga tidak mau ada praktik-praktik perdagangan yang tidak fair apalagi membahayakan UMKM. Itu tidak boleh ada,” katanya dalam Peresmian Pembukaan Rapat Kerja Nasional XVII Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Tahun 2021 di Istana Kepresidenan Bogor, Jumat (5/3/2021).

Dia juga mewanti-wanti adanya praktik-praktik predatory pricing. Dia mengatakan bahwa praktik ini bisa membunuh usaha-usaha kecil.

Baca juga: Tren Belanja Online Berubah Imbas Covid-19, Ini Daftar Barang yang Diborong

“Sekarang ini banyak praktik-praktik predatory pricing. Hati-hati dengan ini. Bisa membunuh yang kecil-kecil. Itu yang sudah berkali-kali juga saya sampaikan kepada pak menteri. Khususnya pak menteri perdagangan agar ini betul-betul ini dipagari,” ujarnya.

Sebelumnya Kementerian Perdagangan sedang menyiapkan regulasi untuk menertibkan aktivitas perdagangan digital. Pasalnya diduga terjadi predatory pricing dalam perdagangan digital. Hal ini dinilai akan mengganggu iklim usaha yang adil.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini