Dalam perjalanan kariernya, Sri Mulyani berkesempatan bekerja dengan orang-orang dari beragam latar belakang, baik budaya, agama, ataupun nasionalitas. Bahkan, dirinya melihat betapa besarnya motivasi setiap orang untuk berkontribusi ketika tidak terhambat oleh ketidaksetaraan kesempatan, seperti keterlibatan perempuan dalam pengambilan keputusan.
"Banyak data menunjukkan efektivitas desain kebijakan menjadi lebih baik jika melibatkan perspektif perempuan. Inilah inklusivitas," ujarnya.
Dirinya sendiri membangun inklusivitas itu dengan memberikan kesempatan pada tiap orang di tim kerja. "Baik perempuan maupun laki-laki untuk memberikan yang terbaik dari kemampuan mereka," ujarnya.
(Fakhri Rezy)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.