Harga Cabai Meroket, Biarkan Petani Menikmatinya

Ferdi Rantung, Jurnalis · Senin 08 Maret 2021 13:52 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 08 320 2374215 harga-cabai-meroket-biarkan-petani-menikmatinya-Q1YVPhToZd.jpg Harga Cabai Naik. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Harga cabai rawit merah masih berfluktuasi cenderung tinggi di pasaran. Berdasarkan data dari Informasi Pangan Jakarta (PJ), harga rata-rata cabai rawit merah di DKI Jakarta sebesar Rp122 ribu per kg, bahkan terpantau harga tertinggi tembus Rp140 ribu per kg.

Ketua Umum Asosiasi Bank Benih dan Teknologi Tani Indonesia (AB2TI) Dwi Andreas Santosa mengatakan bahwa tidak usah heboh dengan harga cabai yang tinggi saat ini. Sebab, harga cabai akan turun kembali nantinya.

Baca Juga: Harga Cabai Rawit Merah Makin 'Pedas' Capai Rp140 Ribu/Kg

"Memang kenapa cabai naik, biarkan saja cabai naik pemerintah enggak usaha heboh nanti akan turun dengan sendirinya," katanya kepada MNC Portal Indonesia, Senin (8/3/2021).

Dia mengatakan, tinggi harga cabai karena saat ini sedang musim penghujan. Sehingga wajar saja harga cabai naik.

Baca Juga: Harga Cabai Naik Tembus Rp150.000/Kg, Mendag: Saya yang Salah

"Karena ini musim penghujan harga cabai akan naik. Masyarakat menurunkan konsumsi cabai juga tidak masalah ya kan," ujarnya

Dia menuturkan, bahwa harga cabai memiliki 2 siklus. Ketika musim penghujan akan naik, namun ketika musim panen tiba makan harga cabai akan turun atau anjlok lagi dengan sendirinya.

"Jadi, biar para petani menikmati harga cabai yang sedang naik, nanti mereka akan mengalami rugi juga ketika panen."

Dia memastikan bahwa naiknya harga cabai tidak akan lama.

"Saya pasti pada satu sampai dua bulan harga cabai akan turun lagi. Siklusnya memang seperti itu sehingga tidak perlu dikhawatirkan," tandasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini