Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Beban Usaha Turun, Laba BEI Naik 8,9% Jadi Rp489,3 Miliar

Beban Usaha Turun, Laba BEI Naik 8,9% Jadi Rp489,3 Miliar
BEI (Okezone)
A
A
A

Adapun, target tersebut sesungguhnya lebih rendah daripada pencapaian tahun ini. BEI mencatat RNTH hingga 29 Desember 2020 mencapai Rp9,18 triliun. Selain itu, BEI juga menargetkan jumlah perusahaan tercatat yang melakukan penawaran saham perdana atau initial public offering/IPO pada 2021 hanya sebesar 30 perusahaan.

Lagi-lagi, target tersebut lebih rendah dibandingkan dengan jumlah perusahaan yang melantai bursa sepanjang 2020, yaitu sebesar 51 perusahaan tercatat. Padahal, realisasi tersebut mengantarkan Indonesia menjadi bursa dengan jumlah IPO terbanyak di Asia Tenggara. Tak hanya itu, jumlah IPO di bursa Indonesia sepanjang 2020 menduduki posisi terbanyak ke-6 di dunia.

Indonesia mengekor bursa Shanghai (180), Nasdaq (119), Shenzhen (115), Hong Kong (99) IPO, dan Jepang (54). Kendati target tersebut lebih rendah, Inarno mengaku pihaknya memiliki ruang untuk melakukan peninjauan ulang dan merevisi RKAT tersebut kepada OJK tahun depan.

“Jangan khawatir, kami akan mereview gradually dan melihat perkembangan bulan ke bulan apakah target ini relevan atau kami bisa tingkatab. Kami bisa revisi kembali RKAT,” papar Inarno.

(Fakhri Rezy)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement