Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Cerita Buruh Sulitnya Cairkan JHT BPJS Ketenagakerjaan, seperti Pengemis

Tim Okezone , Jurnalis-Senin, 22 Maret 2021 |04:02 WIB
   Cerita Buruh Sulitnya Cairkan JHT BPJS Ketenagakerjaan, seperti Pengemis
BPJS Ketenagakerjaan (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Buruh kesulitan mencairkan JHT BPJS Ketenagakerjaan. Saking sulitnuya, buruh seperti pengemis saat mencairkan JHT BPJS Ketenagakerjaan.

Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) pun mengeluhkan pelayanan BPJS Ketenagakerjaan terhadap para buruh.

"Ketika buruh ter-PHK dan THR dibayar seenaknya, mereka datang ke BPJSTK untuk klaim Rp2 juta saja sudah seperti pengemis," ucap dalam konferensi pers virtual di Jakarta.

Baca Juga: Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan Pekerja Migran Kian Susut, Ada Apa? 

Dia mengatakan, informasi tersebut dia dapatkan langsung dari rekan-rekannya di KSPI. "Mau Rp1 triliun atau Rp2 triliun yang hilang akibat kerugian bisnis, kita tidak terlalu peduli selama pelayanannya ke buruh benar dan tidak korupsi," ucap Said.

Karena ada kasus indikasi korupsi seperti ini dan ada potensi kerugian yang mencapai Rp20 triliun, hal ini membuat buruh pun merasa sakit hati.

"Giliran buruh mau ngambil Rp2 juta saja dipersulit. Yang biasa dapat profit 10% dari JHT, tiba-tiba cuma 7%. Kita bukan mempersoalkan sehatnya likuiditas, tapi kenapa terjadi unrealized loss yang diduga merugikan negara," tegas Said.

Baca Selengkapnya: Sulitnya Klaim JHT BPJS Ketenagakerjaan, Buruh Seperti Mengemis

(Dani Jumadil Akhir)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement