Sri Mulyani Tambah Anggaran Kesehatan 2 Kali Lipat Jadi Rp300 Triliun, Untuk Apa Saja?

Michelle Natalia, Jurnalis · Kamis 25 Maret 2021 11:22 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 25 320 2383745 sri-mulyani-tambah-anggaran-kesehatan-2-kali-lipat-jadi-rp300-triliun-untuk-apa-saja-SRiRaLN7hf.jpeg Rupiah (Shutterstock)

JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengatakan bahwa belanja negara untuk bidang kesehatan memungkinkan pemerintah untuk membeli alat testing, lalu dilakukan tracing, dan bagi masyarakat yang terkena Covid-19, biaya penyembuhannya ditanggung negara.

"Kita juga memberikan insentif kepada tenaga kesehatan (nakes), menyediakan rumah sakit (RS), dan tempat isolasi. Dan sekarang, kita mengadakan vaksin," ucap Sri dalam diskusi virtual di Jakarta, Kamis(25/3/2021).

Baca juga: Penyebab Insentif Petugas Contact Tracer Covid-19 Telat Cair

Sebelumnya, dia mengatakan bahwa anggaran kesehatan itu Rp113 triliun di tahun 2019, dan di tahun 2021 naik dua kali lipat sampai Rp300 triliun.

"Namun, kendalanya tidak hanya di bidang kesehatan saja. Ada masyarakat yang tidak bisa berkegiatan sosial, dan kondisi ini juga mematikan kegiatan usaha, maka pemerintah membantu masyarakat yang miskin dalam golongan 30% terbawah dan membantu UMKM," terangnya.

 Baca juga: Kemenkeu: Mudah-mudahan Tak Ada Keluhan Pencairan Insentif Nakes

Dia mengatakan bahwa fokus pemerintah ke UMKM juga dikarenakan mereka langsung kehilangan kesempatan kerja.

Dalam PEN, ada anggaran Rp210 triliun yang ditujukan untuk Program Keluarga Harapan (PKH), BLT, sembako, BLT Desa, subsidi listrik 450va dan 900va, juga internet untuk para pelajar dan para guru.

"Semua ini menggunakan anggaran negara. Kami bisa merumuskan kebijakan dengan cepat karena kami secara transparan menyampaikan kepada DPR dan dibahas bersama," pungkas Sri.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini