BGS juga menegaskan bahwa krisis ekonomi saat ini penyebabnya adalah krisis kesehatan. “Saya sampaikan bahwa krisis ekonomi yang sekarang berbeda karena penyebabnya bukan krisis keuangan. Jadi bukan masalah likuiditas perbankan, interest rate kredit, bukan. Masalahnya adalah krisis kesehatan," ujarnya.
Kenapa krisis kesehatan bisa demikian besar dampaknya ke ekonomi? “Karena kebetulan krisis kesehatan ini harus direspons dengan lockdown atau pembatasan pergerakan, padahal ekonomi dunia dan khususnya ekonomi Indonesia itu masih sangat bergantung kepada pergerakan, pada kontak fisik,” kata BGS.
“Sehebat-hebatnya kita untuk melakukan e-commerce tetap commerce lewat pasar lebih besar volumenya,” tambah BGS.
(Dani Jumadil Akhir)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.