JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada akhir perdagangan Jumat berhasil menguat. Meski demikian, pada perdagangan sepekan ini, IHSG berada di zona merah.
Melansir keterbukaan informasi BEI, Sabtu (27/3/2021), Pasar Modal Indonesia mencatatkan pergerakan data selama sepekan yang berada di zona merah. IHSG selama sepekan mengalami penurunan 2,53% pada level 6.195,562 dari posisi 6.356,160 pada penutupan pekan lalu.
Baca Juga: IHSG Berhasil Menghijau Jelang Akhir Pekan, Naik 1,19% ke 6.195
Pada penutupan perdagangan, Jumat (26/3/2021), IHSG ditutup naik 72,68 poin atau 1,19 persen ke 6.195. Terdapat 348 saham menguat, 143 saham melemah dan 137 saham stagnan. Transaksi perdagangan mencapai Rp11,02 triliun dari 14,1 miliar lembar saham yang diperdagangkan.
Indeks LQ45 naik 14,16 poin atau 1,53 persen ke 938,82, indeks JII naik 8,46 poin atau 1,39 persen ke 619,03, indeks IDX30 naik 7,43 poin atau 1,51 persen ke 500,08 dan indeks MNC36 naik 4,51 poin atau 1,43 persen ke 319,00.
Baca Juga: IHSG Menguat 0,82% ke 6.173 Jeda Siang Ini
Sementara itu, saham-saham yang masuk top gainers yaitu PT Surya Esa Perkasa Tbk (ESSA) naik Rp38 atau 11,52 persen ke Rp368, saham PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) naik Rp250 atau 11,47 persen ke Rp2.430 dan saham PT Adi Sarana Armada Tbk (ASSA) naik Rp135 atau 8,41 persen ke Rp1.740.
Adapun saham-saham yang masuk top losers antara lain, PT Berkah Beton Sadaya Tbk (BEBS) turun Rp40 atau atau 6,67 persen ke Rp560, saham PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk (DGNS) turun Rp50 atau 6,54 persen ke Rp715 dan saham PT Intermedia Capital Tbk (MDIA) turun Rp4 atau 5,71 persen ke Rp66.
(Feby Novalius)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.