Kilang Minyak Balongan Terbakar Gegara Tersambar Petir? Ini Penjelasan Wamen BUMN

Giri Hartomo, Jurnalis · Senin 29 Maret 2021 10:50 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 29 320 2385764 kilang-minyak-balongan-terbakar-gegara-tersambar-petir-ini-penjelasan-wamen-bumn-QS58DXo0cG.jpg Kilang Minyak Balongan (Foto: Okezone)

JAKARTA - Kilang milik PT Pertamina (Persero) di Balongan terbakar pada 29 Maret dini hari tadi. Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) pun meminta agar dilakukan investigasi untuk mencari tahu penyebab kebakaran dan ledakan di kilang tersebut.

Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Pahala Mansury mengatakan, investigasi akan dilakukan bersama dengan pihak kepolisian. Langkah investigasi ini bertujuan untuk mencari tahu penyebab terjadinya kebakaran.

“Kami sedang investigasi beserta Kepolisian untuk memastikan penyebabnya,” ujarnya saat dihubungi, Senin (29/3/2021).

Baca Juga: Pertamina Investigasi Penyebab Kebakaran Kilang Minyak Balongan 

Selain itu, pengamanan juga akan dilakukan oleh Pertamina dan beberapa stekholder terkait. Khususnya pada fasilitas-fasilitas kilang lainya agar tak terkena dampak dari ledakan.

“Serta memastikan pengamanan juga di fasilitas-fasilitas kilang serta fasilitas lainnya,” ucapnya.

Pahala memastikan bahwa produksi dan persediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) cukup. Sehingga kebutuhan masyarakat terhadap BBM bisa terpenuhi.

“Kami sedang memastikan bahwa produksi dan persediaan yang ada cukup untuk memastikan konsumsi BBM,” ucapnya.

Sebagai informasi, Pertamina tengah menyelidiki penyebab kebakaran kilang minyak balongan. Insiden di Kilang Pertamina Balongan yang menyebabkan terjadinya kebakaran pada tangki T-301G terjadi pada 29 Maret 2021 mulai sekitar pukul 00.45 dini hari.

Dilansir dari laman Pertamina, tim HSSE Kilang Pertamina Balongan bersama Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Indramayu fokus melakukan pemadaman api di area tangki kilang yang berlokasi di Desa Balongan, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat.

Saat ini juga tengah dilakukan normal shutdown untuk pengendalian arus minyak dan mencegah perluasan kebakaran. Pertamina telah menyiapkan tempat untuk evakuasi dan pengungsian sementara bagi warga sekitar di GOR Perumahan Bumi Patra dan Pendomo Kabupaten Indramayu.

Pertamina meminta warga sekitar untuk tetap tenang, dan menjauh dari lokasi kebakaran. Saat insiden terjadi, ada 4 warga yang tengah melintas sehingga mengalami luka bakar dan langsung dirujuk untuk perawatan intensive di RSUD Indramayu. Saat ini dilakukan juga pemblokiran jalan menuju sekitar lokasi kejadian, dibantu oleh TNI.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini