Sementara itu, Syailendra menyatakan bahwa ketersediaan daging sapi dari Maret hingga April untuk wilayah Jabodetabek dan juga Bandung Raya masih cukup aman. Namun, ketersediaan sapi akan terjadi defisit pada Mei.
Dari data yang dipaparkan, stok daging sapi di Maret surplus sebanyak 7.427 ton, sementara pada April surplus 1.104 ton.Namun pada Mei di masih defisit 9.424 ton.
Dia menjelaskan, wilayah Jabodetabek dan juga Bandung Raya merupakan daerah yang cukup banyak mengkonsumsi daging sapi. Namun, sejatinya dengan adanya populasi sapi di daerah yang banyak sebenarnya sudah memenuhi kebutuhan dua wilayah tersebut. Hanya saja masalahnya ada di pendistribusian.
"Saya keliling - keliling daerah betulan, itu sapi luar biasa banyaknya, jadi nggak perlu takut. Cuma persoalan mobilisasi saja. Kalau ada apa-apa, karena jujur saja yang kita amankan untuk rakyat Jabodetabek, Bandung Raya," kata Syailendra.
(Feby Novalius)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.