JAKARTA - Pemerintah berencana membuat manajemen talenta nasional. Saat ini, pemerintah sedang menyusun grand desain dari pembentukan manajemen talenta nasional.
Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) atau Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Suharso Monoarfa mengatakan, dalam grand desain tersebut, pemerintah akan mengelompokan bidang-bidangnya ke dalam beberapa bagian. Di mana hingga saat ini, sudah ada tiga bidang yang akan dikelompokan atau dimasukan ke dalam manajemen talentan nasional.
Baca Juga: Kartu Prakerja Gelombang 16 Tutup 4 Jam Lagi, Segera Daftar Biar Dapat BLT Rp3,5 Juta
“Dan kami sedang menyusun sebuah grand desain untuk memastikan manajemen talentan nasional itu bisa terbentuk dan bidang-bidang yang telah kita tetapkan untuk menjadi ruang lingkup di dalam manajemen talenta nasional,” ujarnya dalam konferensi pers secara virtual seusai Rapat Terbatas dengan Presiden Joko Widodo, Selasa (30/3/2021).
Bidang oertama adalah riset dan inovasi dengan target peningkatan rasio Sumber Daya Manusia (SDM) per satu juta penduduk. Hanya saja dirinya belum bisa merinci berapa orang yang sudah mencapai prestasi membanggakan.
Baca Juga: Syarat dan Cara Buat Akun Kartu Prakerja Gelombang 16, Ingat untuk 18+
Namun, dengan adanya manajemen talenta ini, diharapkan SDM-SDM dalam negeri bisa mencapai suatu prestasi di kancah internasional. Sebagai salah satu contohnya adalah meraih prestasi atau penghargaan nobel.
“Sekarang kita belum punya angka mudah-mudahan kita bisa berapa dari 260 juta ini berapa orang yang benar benar yang mencapai suatu prestasi internasional dengan kurang-kurangnya misalnya siapa tahu who knows kita bisa memenangkan nobel dan berbagai penghargaan yang menjadi sebuah recognize internasional atas sebuah bangsa,” jelasnya.
Lalu yang kedua adalah di bidang seni dan budaya. Targetnya adalah rekognisi di sebuah karya putra dan putri dalam negeri bisa dikagumi di kancah internasional. Saat ini, lanjut Suharso, sudah cukup banyak karya-karya anak bangsa yang mendapatkan sambutan baik di luar negeri.
Misalnya, saja di bidang musik, di mana benerapa paduan suara dari Indonesia mendapatkan penghargaan dari negara-negara lain. Tentunya hal ini menjadi kebanggaan tersendiri bagj Indonesia.
“Jadi sebenarmya manajemen talenta nasional adalah ingin mengelola sebuah keluarbiasaan yang dimiliki oleh warga negara kita dalam rangka membangkitkan kebanggaan nasional,” jelasnya.
Lalu yang terakhir adalah bidang olahraga di mana pemerintah ingin melahrikan bibit-bibit atlet yang berpresrasi di kancah Internasional. Secara khusus adalah untuk atlet di 14 cabang olahraga yang langganan berprestasi di olimpiade.
“Terakhir adalah di bidang olahraga kita ingin terbentuk sebuah Zohri baru di berbagai cabang olimpiade utamanya di 14 Cabang Olahrarag. 14 Cabor olimpic di mana kita pernah berprestasi yaitu misalnya di Bulutangkis, Panahan, angkat besi yang kita pernah memperoleh medali dan tentu afalafi di atletik, dayung juga menjadi kekuatan kita. Renang, senang, taekwondo dan beberapa lain,” jelasnya.
(Feby Novalius)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.