Nasib Koboi Fortuner Duren Sawit Terjerat Kasus Hukum, Mundur dari CEO Startup

Aditya Pratama, Jurnalis · Minggu 04 April 2021 13:34 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 04 320 2389115 nasib-koboi-fortuner-duren-sawit-terjerat-kasus-hukum-mundur-dari-ceo-startup-60zHpDAGSl.png Koboi Duren Sawit (Foto: Istimewa)

JAKARTA - Nama Muhammad Farid Andika saat ini menjadi pemberitaan di media massa dalam beberapa hari terakhir. Namanya mencuat setelah aksinya menodongkan senjata api di Jalan Kolonel Sugiono, Duren Sawit, Jakarta Timur viral di media sosial.

Akibat kasus tersebut, Farid mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Chief Executive Officer (CEO) Restock.id. Untuk sementara waktu jabatan CEO Restock dijabat oleh Tiar Nabilla Karbala yang sebelumnya menjabat komisaris perusahaan.

"Untuk sementara kami telah menunjuk Tiar Nabilla Karbala sebagai CEO Restock.id. Insya allah minggu depan kita akan bantu startup yang fenomenal dengan nilai investasi yang cukup besar dari yang sebelum-sebelumnya. Kami mengajak masyarakat untuk objektif dan tenang dalam menanggapi isu yang ada," ujar Chief of Sales Restock, Rega Sardjono dalam keterangan tertulis, Sabtu (3/4/2021).

Baca Juga: Nabrak Motor, Pria Ini Malah Acungkan Pistol Ancam Warga di Duren Sawit 

Restock merupakan peer-to-peer lending platform di Indonesia yang menghubungkan pelaku UMKM membutuhkan Pembiayaan untuk mengembangkan usaha dengan kumpulan Pemberi Pembiayaan yang memiliki dana lebih untuk membiayai usaha tersebut.

Sementara itu, Farid saat ini harus berurusan dengan pihak Kepolisian akibat tindakan yang dilakukannya. Farid atau MFA berhasil diamankan polisi di parkiran sebuah mal di Jakarta Selatan.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan, Farid telah ditetapkan sebagai tersangka. Yusri juga menyebut bahwa Farid telah ditahan.

"Pagi tadi gelar (olah TKP) jadi tersangka, sore ini sudah ditahan," ujar Yusri di Jakarta, Sabtu (3/4/2021).

Dia menuturkan, MFA menghadapi dua kasus, yakni keterlibatan dalam kecelakaan lalu lintas dan kepemilikan senjata api. "Sebagai tersangka dalam kasus kecelakaan lalu lintas dan juga kita jerat dengan Undang-Undang Darurat," kata Yusri.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini