Wapres Berharap Islamic Development Bank Sehatkan Bank Muamalat

Giri Hartomo, Jurnalis · Jum'at 09 April 2021 13:51 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 09 278 2391946 wapres-berharap-islamic-development-bank-sehatkan-bank-muamalat-W47E1rCQfx.jpg Maruf Amin (Dok Setwapres)

JAKARTA - Wakil Presiden Ma’ruf Amin berharap Islamic Development Bank (IsDB) terus memberikan dukungan dalam penyelamatan Bank Muamalat. Di mana saat ini, beberapa stekholder terkait sedang mengupayakan untuk bisa menyuntikan modal kepada Bank Muamalat.

Ma’ruf Amin menambahkan, IsDB diharapkan bisa memberikan dukungan hingga permasalahan pada Bank Muamalat ini selesai. Namun, Ma’ruf Amin tidak menyebutkan secara rinci bentuk dukungan seperti apa yang diharapkan.

 Baca juga; Suntikan Dana ke Bank Muamalat Jadi Kewenangan OJK

“Saya mengharapkan dukungan ini dapat terus diberikan sampai Bank Muamalat Indonesia menjadi sehat kembali,” ujarnya dalam acara Global Investment Forum, Jumat (9/4/2021).

Sebenarnya, IsDB sudah memberikan dukungannya dalam upaya penyelamatan bank Muamalat. Di mana, IsDB sebelumnya menggenggam saham di Bank Muamalat sebesar 32,74% per September 2020.

 Baca juga: Wapres Ingin Penyelamatan Bank Muamalat Tak Berlarut-larut

“Pemerintah Indonesia juga mengapresiasi dukungan yang diberikan IsDB dalam penyehatan Bank Muamalat Indonesia,” ucap Wapres.

Selain dukungan kepada Bank Muamalat, Wapres juga ingin agar IsDB meningkatkan investasinya di Indonesia. Misalnya dalam konteks kerja sama dengan Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) untuk mengelola sebagian dana haji melalui Awqaf Properties Investment Fund (APIF).

Dengan kerjasama tersebut diharapkan bisa memperluas kegiatan investasinya di Indonesia. Mengingat, cukup banyak aset wakaf yang berbentuk properti di Indonesia yang belum dikembangkan secara maksimal.

“Dengan potensi dana wakaf yang besar, menjadikan peluang besar bagi APIF untuk berinvestasi di Indonesia,” jelasnya.

Di sisi lain, Wapres juga berharap agar IsDB mendorong The Islamic Research and Training Institute (IRTI), sebagai lembaga riset dan pelatihan kelas dunia di bidang ekonomi dan perbankan Islam untuk dapat ikut membantu Indonesia. Khususnya dalam penhembangan ekonomi dan keuangansyariah yang saat ini sedang gencar dilakukan.

“Termasuk pengembangan dana sosial syariah seperti wakaf dan zakat,” ucapnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini