Cara-Cara Kapal Maling Mencuri Ikan di Laut Indonesia

Taufik Fajar, Jurnalis · Kamis 15 April 2021 16:51 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 15 320 2395298 cara-cara-kapal-maling-mencuri-ikan-di-laut-indonesia-JH5ukxoZuv.jpg Kapal Pencuri Ikan (Foto: Dok KKP)

JAKARTA - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mengungkapkan bahwa sejumlah modus operandi kapal illegal fishing atau kapal-kapal maling ikan di Indonesia khususnya pada laut Natuna.

"Jadi kapal ilegal itu beroperasi dengan berpencar. Ini memang sepertinya sengaja dilakukan untuk menyulitkan kita, selain itu alat tangkap yang digunakan juga semakin beragam, bukan hanya trawl, yang terbaru, penangkapan 5 kapal menggunakan alat tangkap jaring cumi," ujar Plt Direktur Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Antam Novambar dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (15/4/2021).

Baca Juga: Curi Cumi, Modus Baru Pencurian Ikan Kapal Vietnam di Laut Natuna 

Selain fokus pada penanganan praktik illegal fishing, KKP juga berkomitmen menjaga keberlanjutan ekosistem lautan dengan menindak penangkap ikan dengan cara merusak (destructive fishing).

Seperti penangkapan menggunakan bom ikan, setrum, maupun bius ikan. Antam menjelaskan di tahun 2021 ini, Ditjen PSDKP telah mengamankan 41 pelaku destructive fishing.

Dalam rangka memberikan efek jera, KKP bersama dengan Kejaksaan RI dan Satgas 115 juga melakukan penenggelaman terhadap barang bukti tindak pidana kelautan dan perikanan.

"Ada 26 kapal illegal fishing serta alat penangkapan dan perlengkapan kapal lain yang dimusnahakan. Pemusnahan itu telah dilakukan di sejumlah lokasi, di Batam, Banda Aceh, Pontianak dan juga Natuna. Sebagai tindak lanjut pelaksanaan pengawasan terhadap alat penangkapan ikan yang dilarang dan ikan berbahaya, Ditjen PSDKP juga melakukan pemusnahan alat tangkap, alat bantu penangkapan dan ikan invasive. Total sebanyak 221 barang hasil pengawasan dimusnahkan," ungkap dia.

Seperti diketahui, hingga kuartal I 2021, Ditjen PSDKP KKP telah menangkap 72 kapal dengan rincian 12 kapal asing pelaku illegal fishing (5 kapal berbendera Malaysia dan 7 kapal berbendera Vietnam). Sedangkan 60 lainnya merupakan kapal ikan Indonesia yang melakukan pelanggaran operasional.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini