5 Fakta Bansos Tunai Berakhir Bulan Ini, Tenang Ada BLT Rp200 Ribu

Fariza Rizky Ananda, Jurnalis · Sabtu 17 April 2021 06:46 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 16 320 2395805 5-fakta-bansos-tunai-berakhir-bulan-ini-tenang-ada-blt-rp200-ribu-4GXoatKTRY.jpg Rupiah (Shutterstock)

JAKARTA – Menteri Sosial Tri Rismaharini menegaskan tidak akan memperpanjang penyaluran Bantuan Sosial Tunai (BST) sebesar Rp300 ribu. Dia mengatakan penghentian disebabkan tidak ada anggaran untuk BST tersebut.

"Enggak ada anggarannya untuk itu," kata Menteri Sosial Tri Rismaharini di Jakarta.

 Baca juga: Alasan Pelaku Usaha Dapat BLT UMKM Rp3,6 Juta

Selain itu, Risma menambahkan salah satu alasan tak akan memperpanjang BST adalah karena situasi pandemi COVID-19 di Indonesia telah bergerak ke skala mikro, sehingga menurut dia, masyarakat seharusnya kini telah dapat beraktivitas kembali, dengan harapan situasi pergerakan perekonomian di Indonesia sudah mulai normal.

Okezone telah merangkum beberapa fakta terkait bansos tunai Rp300 ribu, Sabtu (17/4/2021).

 Baca juga: Pencairan Sisa BLT Subsidi Gaji 2020 Terhambat Pencocokan Data

1. Penyaluran Bansos tunai Rp300 ribu berakhir di April 2021

PT Pos Indonesia (Persero) mengungkapkan distribusi bansos tunai Rp300.000 masih berjalan hingga April tahun ini. Meski demikian, bansos tunai Rp300.000 tidak akan dilanjutkan dan berakhir bulan ini.

Ketua Satgas BST Pos Indonesia Haris mengatakan bahwa bansos tunai sangat membantu meringankan beban para KPM di tengah pandemi Covid-19. Terutama bagi kelompok miskin dan rentan, sehingga para KPM bisa memenuhi kebutuhan dasar.

“Pendistribusian BST masih berjalan hingga April. Adanya BST ini masyarakat merasa sangat terbantu, banyak yang berharap bantuan bisa terus digulirkan," ujar Haris seperti dilansir Antara, Jakarta, Jumat (2/4/2021).

2. Ada Rp12 triliun sudah disalurkan kepada 10 juta KPM

Total Rp12 triliun telah disalurkan setiap bulan kepada 10 juta keluarga penerima manfaat (KPM) selama empat bulan, sejak awal tahun 2021. Per-PKM menerima bantuan tunai sebesar Rp300.000 setiap bulannya sampai April 2021.

Bansos tunai merupakan bentuk jaring pengaman sosial kepada masyarakat kurang mampu dalam mengatasi krisis sosial dan ekonomi akibat pandemi. Secara khusus pemerintah menggandeng Pos Indonesia menjadi mitra untuk mendistribusikannya.

Dengan target penerima juga bertambah menjadi 12 juta KPM, nilai indeks bantuannya juga tetap sama yakni Rp300.000 per KPM per bulan hingga April 2021.

3. PT Pos Indonesia akan menuntaskan penyaluran sampai akhir

Sejauh ini proses distribusi berjalan lancar. Ketua Satgas BST Pos Indonesia Haris memastikan bahwa target penyaluran BST yang ditetapkan pemerintah akan dipenuhi. PT Pos Indonesia (Persero) tetap akan menuntaskan penyaluran BST di tahap-tahap penyaluran yang tersisa.

"Pos Indonesia mengerahkan segala kemampuan untuk bisa menyalurkan BST tepat waktu. Sebanyak 21 ribu pegawai Pos se-Indonesia tergabung dalam satgas BST PT Pos Indonesia menyalurkan program BST tahun 2021," kata Haris.

4. Tenang, ada pengganti bansos tunai yaitu BNPT Rp200.000

Mensos Risma mengungkapkan, masyarakat yang masih membutuhkan pertolongan, nantinya bisa mendapatkan bantuan sosial BPNT (bantuan pangan non-tunai) senilai Rp200.000.

"Kalau misalkan di daerah masih ada warga yang perlu ditolong, mereka masih bisa mengajukan ke kami, nanti kami bantu dalam bentuk BPNT," kata Risma.

5. BNPT akan disalurkan sampai Desember 2021

Pemerintah menargetkan penerima bantuan BNPT hingga 18,8 juta keluarga penerima manfaat (KPM) dengan alokasi anggaran Rp45,12 triliun.

Bantuan ini akan disalurkan selama periode Januari - Desember 2021 dengan total hingga Rp200.000 per bulan untuk satu keluarga penerima manfaat.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini