Cegah Pencucian Uang, PPATK Adakan Integrity Forum

Tim Okezone, Jurnalis · Senin 19 April 2021 08:10 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 19 320 2396880 cegah-pencucian-uang-ppatk-adakan-integrity-forum-XPB1TFoe92.jpeg Grafik Ekonomi (Foto: Okezone.com/Shutterstock)

JAKARTA – Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) menyelenggarakan kegiatan PPATK Integrity Forum. Agenda ini diadakan untuk membangun kultur integritas bangsa, sekaligus memperkuat komitmen pencegahan dan pemberantasan tindak pidana pencucian uang dan tindak pidana pendanaan terorisme.

PPATK Integrity Forum menjadi forum yang diisi oleh tokoh bangsa yang telah teruji integritas dan kredibilitasnya dalam membangun Indonesia. PPATK Integrity Forum mengusung tema “Refleksi Karakter dan Jati Diri Bangsa”. Dalam edisi perdananya, Prof. Emil Salim didapuk sebagai sosok yang mengisi PPATK Integrity Forum dengan tema “Membangun Integritas Bangsa dengan Ilmu dan Keteladanan”.

Baca Juga: Kawal Seleksi Hakim Agung, KY Sinergi dengan PPATK

Kepala PPATK Dian Ediana Rae menyebut bahwa integritas adalah kata yang mudah diucapkan, namun sulit dilaksanakan. Persoalan bangsa demikian besar membelit, dengan berbagai perkara hukum yang terus menghiasi pemberitaan setiap harinya. Kejahatan ekonomi juga bergerak semakin masif dan kompleks, yang mengakibatkan adanya gangguan yang nyata dalam integritas perekonomian dan sistem keuangan Indonesia. Bila dirunut asalnya, semuanya berpangkal pada belum terbangunnya kultur integritas di negeri ini.

“Atas dasar inilah, PPATK Integrity Forum menjadi penting dan krusial guna penanaman nilai integritas bangsa ini. PPATK Integrity Forum juga sekaligus menjadi ikhtiar kita bersama dalam membangun negeri berlandaskan moral dan segenap nilai luhur lainnya,” kata Kepala PPATK dalam keterangan tertulis, Senin (19/4/2021).

Baca Juga: Soal Rekening FPI, Ketua PPATK: Kami Sudah Sampaikan ke Polisi

Prof. Emil Salim dalam pemaparannya menyampaikan bahwa secara konseptual, integritas merupakan sikap, perilaku berlandaskan nilai moral, akhlak, dan etika. Nilai integritas digerakkan dalam kerangka hubungan manusia dengan Tuhan, sekaligus hubungan antar sesama manusia. Guru Besar Universitas Indonesia ini juga menguraikan bahwa terdapat tiga prinsip yang terkandung dalam integritas.

Pertama, beragama. Keyakinan dalam berketuhanan akan selaras dengan rasio dan perilaku, yang berlaku bagi seluruh agama tanpa terkecuali. Kedua, moral. Moral merupakan kekuatan pendorong integritas. Dengan moral, seorang manusia akan memahami, mengetahui, merasa, dan menghayati. “Yang ketiga, integritas didorong oleh kemampuan akal berkembang, melalui ilmudan belajar,” tutur pria yang juga dikenal sebagai pakar lingkungan hidup tersebut.

Dalam penyampaiannya, dia juga menekankan agar seluruh insan PPATK, termasuk seluruh pemangku kepentingan di bidang anti-pencucian uang dan pencegahan pendanaan terorisme, untuk terus menjaga integritas. Ia menegaskan bahwa tindak pidana pencucian uang dan tindak pidana pendanaan terorisme adalah karakter kejahatan yang kotor, dan untuk menyapunya diperlukan sapu yang bersih.

“Sapu yang bersih adalah perumpamaan terbangunnyakultur integritas dalam mewujudkan tugas mulia menegakkan hukum sekaligus membangun bangsa ini,” lanjutnya.

PPATK Integrity Forum akan menjadi rangkaian seri yang berkelanjutan, dengan menghadirkan tema dan narasumber yang teruji integritasnya. Keberadaannya menjadi bukti komitmen PPATK dalam mendukung penegakan hukum, sekaligus ikut menjaga stabillitas perekonomian dan integritas sistem keuangan. PPATK Integrity Forum juga menjadi salah satu upaya untuk membangun Indonesia yang maju dan bermartabat.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini