Erick Thohir Gandeng Kemenperin Percepat Industri 4.0 di BUMN

Ferdi Rantung, Jurnalis · Kamis 22 April 2021 19:04 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 22 320 2399220 erick-thohir-gandeng-kemenperin-percepat-industri-4-0-di-bumn-pnTxE5RFEf.jpg Erick Thohir Gandeng Kemenperin (Foto: Istimewa)

JAKARTA - Kementerian Perindustrian melakukan inisiasi penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tentang pelaksanaan asesmen Indonesia Industry 4.0 Readiness Index (INDI 4.0). Tujuan dari penandatanganan ini, agar perusahaan BUMN semakin cepat dalam menerapkan teknologi industri 4.0.

Penandatanganan MoU tersebut dilakukan secara langsung oleh Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang dan Menteri Badan Usaha Milik Negara, Erick Thohir pada 22 April 2021 di Kementerian Perindustrian, Jakarta.

"Kami berdua sepakat dengan mengimplementasikan 4.0. tentu pada gilirannya akan membawa keuntungan atau nilai tambah bagi perusahaan itu sendiri. Karena pasti operasional akan lebih efisien dan memiliki produk dengan daya saing yang lebih tinggi." Kata Agus dalam penandatanganan MoU, Kamis (22/4/2021).

Baca Juga: Erick Thohir: Saya Beri Kesempatan Perempuan Pimpin BUMN 

Agus mengatakan bahwa implementasi 4.0 tidak hanya untuk perusahaan manufaktur saja. Namun perusahaan lain seperti dalam bidang jasa, yaitu PT Pegadaian.

Dia menambahkan, Asesmen INDI 4.0 dilakukan untuk mengukur kesiapan industri BUMN dalam bertransformasi menuju industri 4.0.

Hal ini sejalan dengan aspirasi pemegang saham/pemilik modal BUMN, untuk penyusunan rencana kerja dan anggaran perusahaan tahun 2021 dalam kebijakan taktis-teknologi dan teknologi informasi, BUMN wajib melakukan asesmen INDI 4.0, untuk mengukur kesiapan industri dalam bertransformasi menuju industri 4.0.

“Penandatanganan MoU ini juga bertujuan untuk mendukung program Making BUMN 4.0 sebagai bagian dari program Making Indonesia 4.0 dalam mendorong kesiapan BUMN bertransformasi ke industri 4.0,” kata Menperin.

Erick mengatakan bahwa saat ini sudah sebanyak 17 dari total 107 perusahaan BUMN telah melakukan asesmen INDI 4.0 pada tahun 2019 dan tahun 2020, di antaranya PT Pupuk Kalimantan Timur dan PT Pegadaian (Persero).

Dia menjelaskan, dalam rangka mendukung Making Indonesia 4.0, pihaknya membuat program Making BUMN 4.0. Hal ini sesuai dengan salah satu prioritas Kementerian BUMN, yakni Kepemimpinan Teknologi yang berisi harapan BUMN ke depan untuk mampu memimpin secara global dalam sektor teknologi strategis dan melembagakan kapabilitas digital.

“Untuk mendukung program Making BUMN 4.0 tersebut, BUMN perlu mengukur kesiapannya melalui assessment INDI 4.0 dan bertransformasi menuju Industri 4.0 untuk meningkatkan kontribusinya dalam mendukung program-program prioritas nasional.” ujar Menteri BUMN.

Kepemimpinan teknologi dan inovasi tidak hanya menjadi kunci ke depan dalam peningkatan daya saing BUMN tetapi juga sebagai kunci meningkatkan pelayanan kepada masyarakat serta memastikan keberpihakan pada yang kecil.

“Melalui platform atau fasilitas ini, kami berharap dapat mewujudkan BUMN sebagai tempat untuk learn, grow, and contribute dalam menjalankan perannya Making BUMN 4.0,” tambah Erick.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini