Bos Sritex Iwan Setiawan Lukminto Digugat PKPU oleh Bank QNB

Hafid Fuad, Jurnalis · Jum'at 23 April 2021 13:38 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 23 278 2399599 bos-sritex-iwan-setiawan-lukminto-digugat-pkpu-oleh-bank-qnb-92XnMOlkKQ.jpg Gugatan (Foto: Okezone)

JAKARTA - Bank QNB Indonesia resmi menggugat penundaan kewajiban pembayaran utang (PKPU) terhadap Direktur Utama PT Sri Rejeki Isman Tbk atau Sritex Iwan Setiawan Lukminto dan anak usaha perseroan, PT Senang Kharisma Textil.

Gugatan didaftarkan di Pengadilan Negeri (PN) Semarang dengan nomor perkara 13/Pdt.Sus-PKPU/2021/PN Niaga Smg pada Selasa (20/4) lalu. Jadwal sidang pertama akan diselenggarakan pada Selasa (27/4) mendatang pada pukul 10.00 WIB.

Dalam permohonannya Bank QNB meminta agar PN Semarang mengabulkan permohonan PKPU sementara terhadap Iwan beserta istri dan Senang Kharisma Textil paling lama 45 hari terhitung sejak putusan a quo.

Baca Juga: Tersandung Isu Korupsi Bansos, PT Sritex Angkat Bicara 

Menunjuk Hakim Pengawas dari Hakim-Hakim Niaga di Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Semarang untuk mengawasi proses Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang termohono PKPU I, yakni PT Senang Kharisma dan Termohon PKPU II, Iwan Lukminto beserta istri, Megawati.

Bank QNB juga menuntut agar tim pengurus memanggil PT Senang Kharisma Textil, Iwan, dan Megawati serta kreditor untuk menghadap dalam sidang yang diselenggarakan paling lambat pada hari ke-45 sejak putusan PKPU sementara a quo diucapkan.

Menetapkan sidang yang merupakan rapat permusyawaratan hakim untuk mendengar laporan hakim pengawas tentang perkembangan yang dicapai selama proses PKPU sementara paling lambat pada hari ke-45 terhitung sejak PKPU diucapkan.

Selain itu, penuntut juga meminta agar seluruh biaya perkara dibebankan kepada pihak termohon PKPU.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini