Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Harga Minyak Tertekan Imbas Melonjaknya Kasus Covid-19 di India

Antara , Jurnalis-Selasa, 27 April 2021 |07:18 WIB
Harga Minyak Tertekan Imbas Melonjaknya Kasus Covid-19 di India
Harga Minyak (Foto: Shutterstock)
A
A
A

JAKARTA - Harga minyak tergelincir pada akhir perdagangan Senin (Selasa pagi WIB), karena kekhawatiran permintaan yang dipicu oleh melonjaknya kembali kasus COVID-19 di India, yang dapat mengurangi permintaan bahan bakar di importir minyak terbesar ketiga di dunia itu.

Minyak mentah berjangka Brent untuk pengiriman Juni menetap 46 sen lebih rendah, turun 0,7 persen menjadi 65,65 dolar AS per barel, setelah diperdagangkan di terendah sesi pada 64,57 dolar AS.

Sementara itu, minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) AS untuk pengiriman Juni berakhir melemah 23 sen atau 0,4 persen, menjadi 61,91 dolar AS per barel, setelah menyentuh terendah sesi di 60,66 dolar AS.

"Pasar waspada, kembali dari kekhawatiran permintaan India di tengah laporan bahwa komite teknis OPEC mengakui potensi ancaman permintaan dari situasi di India," kata Phil Flynn, analis senior di Price Futures Group di Chicago.

Baca Juga: Permintaan Naik, Harga Minyak Dunia Tembus USD66,9 per Barel 

Komite teknis bersama OPEC+ (JTC) telah mempertahankan perkiraan pertumbuhan permintaan minyak global tahun ini, tetapi khawatir tentang lonjakan kasus COVID-19 di India dan di tempat lain, tiga sumber dari kelompok produsen mengatakan kepada Reuters.

OPEC dan sekutunya yang dipimpin oleh Rusia, kelompok yang dikenal sebagai OPEC+, akan membahas kebijakan produksi pada pertemuan minggu ini.

Kelompok tersebut sepakat pada pertemuan di awal April untuk mengurangi pembatasan produksi sebesar 350.000 barel per hari pada Mei, 350.000 barel per hari pada Juni dan lebih lanjut 400.000 barel per hari pada Juli.

Kedua harga acuan minyak turun sekitar 1,0 persen minggu lalu ketika infeksi COVID-19 India mulai mencapai rekor tertinggi.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement