Setelah Diprotes, Akhirnya Menhub Larang Pesawat Carter Angkut TKA Masuk Indonesia

Giri Hartomo, Jurnalis · Selasa 11 Mei 2021 12:43 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 11 320 2408948 setelah-diprotes-akhirnya-menhub-larang-pesawat-charter-angkut-tka-masuk-indonesia-1R2bB8W3Gk.jpg Menhub (Foto: Okezone)

JAKARTA - Belakangan sedang ramai terkait dengan masuknya maskapai carter asing yang masuk Indonesia pada masa larangan mudik lebaran. Apalagi, pesawat carter yang datang dari luar negeri ini membawa Tenaga Kerja Asing (TKA).

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan, pemerintah memutuskan tidak ada lagi penerbangan carter dari luar negeri yang beroperasi pada masa larangan mudik atau hingga 17 Mei 2021 mendatang. Khususnya yang mengangkut Tenaga Kerja Asing (TKA) dari luar negeri.

“Telah disetujui di dalam rapat terbatas bahwa tidak ada lagi penerbangan charter dari luar negeri yang beroperasi melayani tenaga kerja asing selama masa peniadaan mudik,” ujarnya dalam keteranganya, Selasa (11/5/2021).

 Baca juga: WNA China Masuk Indonesia Melalui Penerbangan Charter, Ini Penjelasannya

Meskipun begitu, pihaknya telah menyiapkan skema kepulangan para pekerja migran Indonesia (PMI). Di mana, ada beberapa jadwal kepulangan PMI dari Malaysia ke Kepulauan Riau, Kalimantan Barat dan Kalimantan Utara.

Menurut dia, pihaknya terus melakukan koordinasi dengan beberapa pihak. Sehingga untuk mengangkut PMI sampai tempat tujuan akhir ini bisa menggunakan dan disiapkan kendaraan transportasi seperti kapal dan bus.

“Kemenhub telah berkoordinasi dengan operator transportasi untuk menyiapkan kapal-kapal dan juga bus untuk mengangkut mereka sampai ke tempat tujuan akhir mereka,” jelasnya.

Sebagai informasi sebelumnya, Maskapai Lion Air membuka rute penerbangan Wuhan-Jakarta. Kementerian Perhubungan pun buka suara soal rute penerbangan ini di tengah masih berlangsungnya pandemi Covid-19.

Ternyata, penerbangan tersebut bukanlah penerbangan berjadwal atau reguler, melainkan penerbangan charter.

Penerbangan charter telah memenuhi persyaratan terbang dan mendapatkan Flight Approval (FA) pada tanggal 18-19 April 2021 dari Direktorat Jenderal Perhubungan Udara untuk melayani penerbangan charter dengan tujuan pengangkutan WNA asal China untuk kepentingan pekerjaan atau perusahaan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini