3 Gebrakan Menteri ESDM Cari Minyak 1 Juta/Barel Usai Lebaran

Oktiani Endarwati, Jurnalis · Jum'at 14 Mei 2021 14:24 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 14 320 2410159 3-gebrakan-menteri-esdm-cari-minyak-1-juta-barel-usai-lebaran-XJHi1PJyGo.jpg Migas (Foto: Okezone)

Dia menjelaskan, ada teknologi yang dapat digunakan untuk pilot project ini yaitu multi-stage fractured horizontal (MSFH). Kegiatan ini dilakukan dengan menggunakan dana komitmen kerja pasti (KKP) atau cost recovery. Estimasi biaya per sumur sekitar US$ 22 juta.

"Penentuan lokasi pilot project harus dikaji betul karena biayanya sangat mahal. Diharapkan dari pemboran ini kita bisa memperoleh data yang berguna. Kita akan pakai sebagai proof of concept," tutup Tutuka.

Berdasarkan data Kementerian ESDM, potensi MNK di Indonesia yaitu CBM sekitar 453,30 TCF dan shale gas 574 TCF.

MNK mulai dikembangkan di Indonesia tahun 2008 melalui penandatanganan WK Sekayu. Namun perkembangannya belum menggembirakan.

Dari 54 kontrak WK Gas Metana Batubara yang ditandatangani mulai 2008-2012, saat ini tersisa 20 WK eksisting.

Sedangkan 6 kontrak MNK yang ditandatangani 2013-2016, tersisa 4 MNK eksisting. Sementara mulai 2017 hingga saat ini, tidak terdapat tanda tangan kontrak WK MNK.

(fbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini