Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Rebut Investor Korea dari Malaysia, Bahlil: Tim Saya Kena Covid-19 tapi Dia Pejuang Investasi

Ferdi Rantung , Jurnalis-Kamis, 20 Mei 2021 |16:47 WIB
Rebut Investor Korea dari Malaysia, Bahlil: Tim Saya Kena Covid-19 tapi Dia Pejuang Investasi
Menteri Investasi Bahlil (Foto: Setkab)
A
A
A

JAKARTA - Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia membeberkan keberhasilan dirinya dalam menarik hati produsen kaca raksasa asal Korea Selatan, KCC Glass Corp untuk berinvestasi di Indonesia. Menurutnya KCC Glass Copr sebenarnya telah sepakat untuk bekerja sama dengan Malaysia.

"KCC ini sebenarnya sudah deal dengan malaysia tapi kemudian saya melakukan zoom meeting chairman nya," ungkap Bahlil dalam groundbreaking KCC Glass Indonesia yang disiarkan melalui saluran YouTube BKPM, Kamis (20/5/2021).

Untuk merayu perusahaan asal negeri K- Pop, Bahlil menjanjikan pengurusan izin yang mudah. Selain itu, insentif juga akan diberikan oleh pemerintah Indonesia.

"Saya katakan, dari pada di Malaysia ayuk ke Indonesia. Pasar Asia Tenggara ada disini. Saya katakan pada chairman nya silahkan bapak bahwa teknologi,datang bawa kapital, dan silahkan cari pasarnya, nanti kami pemerintah indonesia yang akan mengurus seluruh izinnya, insentif dan akan mengawal sampai selesai," jelasnya

Baca Juga: Ada Pabrik Susu di Batang, Bahlil Sebut Perputaran Uang Rp4,5 Miliar per Hari

Tak berhenti sampai di situ, Bahlil pun harus melakukan 4 kali penerbangan ke Korea untuk memastikan investasi tersebut. Bahkan, salah satu tim ada yang sampai terkena Covid - 19.

"Saya terbang dengan dua menteri, pas begitu mendarat ada tim saya satu yang terkena covid di korea. Saya tidak perlu sebut namanya tapi dia bisa dikatakan sebagai pejuang investasi," terangnya

Sekedar informasi, hari ini KCC Glass Corp mengucurkan dana Rp 5 triliun untuk membangun pabrik di Kawasan Industri Terpadu (KIT) Batang, Jawa Tengah.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement