IHSG Diprediksi Menguat, Simak Saham Pilihannya

Aditya Pratama, Jurnalis · Selasa 25 Mei 2021 07:44 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 25 278 2415018 ihsg-diprediksi-menguat-simak-saham-pilihannya-eqeUp7VDLA.jpg IHSG Diprediksi Menguat. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kemarin ditutup melemah. Pada hari ini, IHSG diprediksi menguat pada level 5.760-5.835.

Menurut Analis Reliance Sekuritas Lanjar Nafi, secara teknikal IHSG bergerak tertahan pada level resistance moving average 5 hari dikisaran 5.785 dengan melemah menguji support pivot fibonacci di level 5.760.

"Indikator stochastic bergerak terkonsolidasi pada area oversold berpotensi golden-cross dengan kondisi undervalue indikator MACD. Sehingga secara teknikal IHSG berpotensi kembali mencoba menguat dengan support resistance 5.760-5.835," ujar Lanjar dalam risetnya, Selasa (25/5/2021).

Baca Juga: Akhir Perdagangan, IHSG Malah Turun ke Level 5.763

IHSG sebelumnya ditutup turun 9,49 poin atau 0,16% ke level 5763.63 dengan Saham AALI (-6.38 persen) dan LSIP (-6.50 persen) membebani. Penurunan harga CPO dari level tertingginya yang terus menerus sejak akhir pekan lalu membebani pergerakan harga saham produsen CPO.

Investor juga menanti hasil rapat Gubernur Bank Indonesia hari ini guna mendapatkan signal prospek kebijakan moneter dan pandangan prekonomian Indonesia ditengah pertumbuhan inflasi yang masih stagnan dibawah dua persen.

Baca Juga: Jeda Sesi I, IHSG Sedikit Menguat pada Level 5.777

Sementara itu, mayoritas indeks saham Asia menutup awal pekan dengan menguat kecuali HangSeng (-0.16%) yang melemah sedangkan Indeks Nikkei (+0.17%), TOPIX (+0.44%) dan CSI300 (+0.42%) naik iringi penguatan indeks ekuitas berjangka AS yang lebih tinggi.

Investor berspekulasi The Fed akan mempertahankan dukungan moneter dalam beberapa bulan mendatang karena rebound di ekonomi terbesar dunia memicu kekhawatiran pertumbuhan inflasi yang lebih cepat.

Bursa Eropa mayoritas menguat. Indeks Eurostoxx (+0.08%), FTSE (+0.30%), DAX (+0.44%) dan CAC40 (+0.16%) naik. Pendapatan yang kuat pada kuartal pertama tahun ini pada sebagian besar perusahaan di Eropa mampu menopang harga saham. Minyak mentah WTI naik di atas $ 64 per barel di tengah tanda-tanda lebih lanjut bahwa AS pulih dari pandemi.

Investor juga memantau kemajuan dalam pembicaraan untuk menghidupkan kembali kesepakatan nuklir Iran yang dapat menyebabkan peningkatan pasokan minyak mentah global. Selanjutnya investor menanti hasil rapat bank Indonesia, pertumbuhan ekonomi di Jerman, dan data indeks penjualan rumah di AS.

Saham-saham yang dapat dicermati secara teknikal diantaranya; ADHI, AKRA, ANTM, BBRI, BMRI, HOKI, HRUM, KLBF, UNVR, WSBP, WSKT

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini