Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Fantastis! Bisa Kaya Mendadak, Isi Perut Ikan Ini Dihargai Rp60 Juta per Kg

Fadel Prayoga , Jurnalis-Selasa, 25 Mei 2021 |14:08 WIB
Fantastis! Bisa Kaya Mendadak, Isi Perut Ikan Ini Dihargai Rp60 Juta per Kg
Ikan Malong (Foto: Instagram Khofifah)
A
A
A

JAKARTA - Jika menemukan dan menangkap ikan Malong bisa menjadi kaya mendadak. Sebab ikan ini memiliki 'harta karun' di dalam perutnya. Ikan ini dipamerkan oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.

Khofifah melakukan kunjungan kerja ke Pelabuhan Perikanan Pantai UPT Diskanla, Senin 24 Mei 2021. Saat itu dia ditemani oleh pejabat teras Pemprov Jawa Timur dan beberapa aparat Diskanla.

Dilihat dari unggahan foto Instagram @khofifah.ip, mantan Menteri Sosial itu terlihat mengenakan kemeja putih lengan panjang yang dipadukan dengan rompi safari warna hitam. Dia nampak memegang Ikan Malong sembari mendengar penjelasan dari pejabat Diskanla.

Baca Juga: Jokowi: Produk Perikanan Indonesia Sangat Menjanjikan untuk Pasar Dunia 

Dalam keterangan foto tersebut, dia menuliskan bahwa Ikan Malong merupakan jenis ikan predator, tapi bernilai harga tinggi.

"Meski tampilannya menyeramkan karena merupakan predator, namun gelembung atau isi perut ikan ini dihargai sangat mahal di luar negeri sana mencapai lebih dari Rp60 juta per kilogram," tulis Khofifah seperti dikutip Okezone, Selasa (25/5/2021).

Dia menyebut bahwa selain bernilai tinggi, Ikan Malong juga mempunyai banyak manfaat untuk tubuh manusia.

"Isi perut ikan ini digunakan untuk medis dan makanan yang dipercaya memiliki banyak khasiat untuk meningkatkan metabolisme tubuh dan mengobati penyakit tertentu. Ada yang sudah pernah lihat langsung Ikan Malong," ujarnya.

(Dani Jumadil Akhir)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement