BEKASI – Pasar swalayan yang dijuluki supermarket raksasa akan resmi ditutup pada Juli 2021. Perusahaan ritel multiformat PT Hero Supermarket Tbk atau Hero Group ini akan memfokuskan bisnisnya pada Guardian, IKEA, dan Hero Supermarket.
Giant Hypermarket sudah berdiri sejak tahun 1994. Dibuka pertama kali oleh keluarga Teng Meng di Sentul Pasar, Malaysia dan diperluas hingga masuk ke pasar Indonesia. Villa Melati Tangerang menjadi lokasi Giant pertama dibuka di Indonesia pada tahun 2002.
PT Hero Supermarket Tbk sudah mempekerjakan lebih dari 13.700 pegawai dan melayani 558 gerai. Namun perlu diketahui, pada tahun 2018 PT Hero Supermarket Tbk sudah sempat menutup 26 gerainya. Sehingga, penutupan gerai ditahun 2021 ini bukan kali pertama.
Giant yang berlokasi di Bekasi juga menjadi salah satu gerai yang akan ditutup per Juli 2021 nanti. Sehingga para konsumen sembako terkhusus ibu rumah tangga sudah tidak bisa berbelanja kebutuhan rumah di Hypermarket yang berslogan ‘Banyak pilihan, harga lebih murah’.
Dari pantauan MNC Portal Indonesia di Giant Bekasi, Rabu (26/5/2021). Tidak begitu ramai pengunjung seperti hari biasanya. Situasi seperti tidak ada pemberitahuan bahwa Giant akan tutup.
Kemudian yang membedakan pada situasi sekarang hanyalah banyak banner-banner yang bertuliskan 'BIG SALE DISKON HINGGA 70%'. Barang-barang yang di berikan tag Big Sale diantaranya botol minum, peralatan masak, sprei, piring kaca, gelas kaca, peralatan mandi, beberapa kebutuhan dapur, dan alat tulis. Rak-rak penyimpanan barang masih terlihat penuh dan tidak ada penawaran khusus.
Salah seorang pengunjung, Dwi (40) dari Kranji mengatakan bahwa dirinya belum mengetahui informasi mengenai penutupan Giant di Bekasi. Dirinya datang ke Giant karena ingin membeli kebutuhan bulanan seperti biasa.
Baca Juga: Karyawan Giant Dapat Kompensasi, Segini Besarannya
"Saya justru belum tahu Mbak kalo Giant mau tutup. Saya baru tau dari Mbaknya. Sayang banget kalau tutup," jelasnya.
Pengunjung lainnya, Shanti (50) dari Jati Asih menuturkan dirinya sudah tahu bahwa Giant Bekasi dan Giant lainnya akan tutup. Dia pun menyayangkan hal tersebut. Shanti mengakui dirinya pelanggan setia Giant Bekasi yang di mana setiap bulan berbelanja kebutuhan rumah.
"Saya sudah tahu kalau Giant mau tutup. Makanya saya ke sini hari ini mumpung tanggal merah. Saya kira akan banyak diskon. Tapi nyatanya yang diskon beberapa barang saja bukan sembako," katanya kepada MNC Portal Indonesia.
Pada kesempatan yang sama, pengunjung Giant, Reni (50) merasa prihatin dengan nasib para pegawai yang kehilangan pekerjaannya. Ia berharap para pegawai dapat diberi kemudahan dalam pencarian kerja selanjutnya karena di masa seperti sekarang ini semuanya serba sulit," ungkapnya.
Baca Juga: Viral! Tangis Karyawan Giant Pecah saat Tutup Selamanya
Dalam situasi pandemi, salah satu pegawai Giant Bekasi mengungkapkan kesedihannya karena harus meninggalkan pekerjaannya selama ini. Ia berencana akan membuka usaha warung di rumah untuk penghasilan tambahannya.
"Paling saya buka warung di rumah setelah ini dan mencoba melamar di tempat lain," ungkap salah satu karyawan yang tidak mau disebut namanya.
Penutupan gerai Giant sudah diketahui para pegawai sejak Senin 24 Mei 2021. Sebanyak 79 pegawai Giant Bekasi menunjukkan beragam reaksi pada hari itu. Ada yang diam karena shock dan ada yang mengungkapkannya dengan menangis bersama.
Saat ini Giant Bekasi belum ada promo besar-besaran untuk banyak barang. Namun hal itu akan dilakukan pada awal Juni hingga akhir Juli.
"Nanti di awal Juni sampai Juli baru ada promo besar-besaran untuk menghabiskan barang. Untuk sekarang ini rak-rak masih kita isi dengan stock barang," kata pegawai Giant Bekasi, Oka kepada MNC Portal Indonesia.
Informasi terkait pemberian kesempatan bagi pegawai untuk dapat bekerja di Hero Grup juga didengar oleh Oka. Oka menuturkan bahwa para pegawai dapat melamar di lini Hero Grup lainnya namun tetap melewati jalur seleksi.
Okka mengatakan bahwa akhir Juli semua pegawai resmi berhenti untuk tidak bekerja lagi di Giant Bekasi.
(Dani Jumadil Akhir)