Share

Giant Tutup Mulai Juli 2021, Jangan Sampai Stok Barang Menumpuk

Ferdi Rantung, Jurnalis · Sabtu 29 Mei 2021 12:56 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 29 320 2417184 giant-tutup-mulai-juli-2021-jangan-sampai-stok-barang-menumpuk-DijvsTMIbN.png Giant Ditutup (Foto: Okezone)

JAKARTA - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) angkat bicara soal rencana PT Hero Supermarket Tbk (HERO) yang akan menutup seluruh gerai Giant pada Juli 2021. Kemenperin mengingatkan agar stok barang tidak menumpuk.

"Soal penutupan itu akan berdampak pada produksi maka kami akan merespons lebih jauh. Kami akan tawarkan solusi biar stok barang harus segera terdistribusi atau terjual. Intinya, jangan sampai ada penumpukan barang," ucap Juru Bicara Kementerian Perindustrian Febri Hendri kepada MNC Portal Indonesia, Sabtu (29/5/2021)

Baca Juga: 8 Fakta Gerai Giant Seluruh Indonesia Ditutup, Tangis Karyawan Pecah 

Namun, dia mengaku belum menerima laporan secara resmi dari sektor industri makanan dan minuman (mamin) terkait adanya penutupan dari gerai-gerai toko ritel.

"Belum ada keluhan atau laporan secara resmi. Kemenperin berharap penutupan ini tidak mengganggu produksi," katanya.

Meski belum mendapatkan laporan dari industri, lanjut Febri, sebagai lembaga pembina sektor perindustrian akan menyiapkan sejumlah solusi. Salah satu, solusi yang ditawarkan adalah mendorong peralihan penjualan offline ke online. Hal ini bisa dilakukan untuk menghindari penumpukan stok, selain itu bisa juga dalam bentuk ekspor.

"Bisa kita dorong ke penjual online atau bisa juga dalam peningkatan ekspor," ujarnya.

Penutupan sejumlah gerai ritel ini dikhawatirkan akan mempengaruhi Purchasing Managers Index (PMI) industri manufaktur. PMI Manufaktur merupakan indikator ekonomi yang mencerminkan keyakinan para manajer bisnis di sektor manufaktur.

Hal itu disampaikan oleh Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) Roy Nicholas Mandey. Dia mengungkapkan ditutupnya gerai ritel akan berdampak PMI yang saat ini berada di level 53 atau level ekspansif. Pasalnya, barang manufaktur seperti makanan dan minuman tidak bisa didistribusikan jika gerai ritel pada ditutup.

"PMI akan turun karena industri manufaktur yang memproduksi makan dan minum gak tau diperdagangkan dimana jika ritel modern ditutup. Pabrik boleh PMI naik, tapi kalo gerai ritel modern tutup mau dibuang ke mana produk yang dihasilkan," jelasnya

Seperti diketahui, PT Hero Supermarket Tbk atau Hero Group memutuskan untuk menutup seluruh gerai supermarket Giant di Indonesia mulai akhir Juli 2021. Rencananya, Hero Group akan mengubah lima gerai giant menjadi IKEA yang menjadi fokus baru Hero Group.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini