Gandeng Pemprov Jawa Tengah, Sandiaga Uno Targetkan 500 Desa Wisata

Tim Okezone, Jurnalis · Sabtu 05 Juni 2021 07:42 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 05 320 2420504 gandeng-pemprov-jawa-tengah-sandiaga-uno-targetkan-500-desa-wisata-AU4tRkTw9J.jpg Menpar Sandiaga Uno. (Foto: Okezone.com/Kemenpar)

JAWA TENGAH - Pengembangan desa wisata terus dikebut. Melalui desa wisata diharapkan terjadi pemulihan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif (parekraf) nasional.

Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno pun melakukan kolaborasi dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah dengan menargetkan penciptaan sebanyak 500 desa wisata pada 2023. Target tersebut merujuk peran penting desa wisata sebagai penggerak ekonomi masyarakat di daerah.

Tak hanya membuka peluang usaha dan lapangan kerja, potensi desa wisata jelang era pariwisata baru pun kini terbuka lebar. Hal tersebut dibuktikannya lewat jumlah kunjungan wisatawan di desa wisata saat ini.

Baca Juga: Kolaborasi Komunitas, Sandiaga Uno Bangkitkan Ekonomi Lewat Parekraf

Jumlah kunjungan wisatawan yang semula anjlok imbas pandemi covid-19, diungkapkannya kini mulai bangkit. Bahkan, kunjungan wisatawan di sejumlah desa wisata yang pernah disambanginya naik secara signifikan dalam beberapa pekan belakangan.

Seperti halnya Dusun Butuh, Kaliangkrik, Magelang, Jawa Tengah. Jumlah wisatawan Nusantara di Desa Wisata yang kini dikenal dengan sebutan Nepal Van Java itu diungkapkannya meningkat hingga 70 persen.

"Secara konkret kita sudah mendapatkan laporan bahwa desa wisata Dusun Butuh, Nepal Van Java yang ada di Kecamatan Kaliangkrik, Magelang, Jawa Tengah setelah didorong dengan kunjungan dan kegiatan oleh kami (Kemenparekraf), kunjungannya meningkat hampir 70 persen," ungkap Sandiaga Uno di Desa Candirejo, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah pada Jumat (4/6/2021).

"Nah ini adalah dukungan konkret, bahwa kunjungan kita ini diikuti dengan peningkatan pendapatan dari desa-desa wisata, dari segi penjualan hasil kulinernya, kedatangan wisatawan, tingkat keterhunian homestay-nya, maupun juga kesejahteraan warganya. Itu yang konkret buat kita, karena kebangkitan pariwisata ini kita mulai dari desa wisata," jelasnya.

Lewat penciptaan desa wisata, dirinya meyakini akan membuka lebar peluang usaha, termasuk lapangan kerja bagi masyarakat setempat.

Baca Juga: WhatsApp Ganjar Pranowo, Sandiaga Uno Maksimalkan Desa Wisata di Jawa Tengah dalam Penciptaan Lapangan Kerja

Hanya saja, dirinya mengingatkan agar peningkatan kunjungan wisatawan tersebut dapat dibarengi penerapan protokol kesehatan secara ketat dan disiplin.

Kemenparekraf pun katanya telah berkoordinasi dengan pemerintah daerah, termasuk Pemprov Jawa Tengah untuk menutup destinasi wisata, mulai dari desa wisata hingga sentra ekonomi kreatif apabila terjadi peningkatan kasus covid-19.

"Jika ada peningkatan kasus yang cukup signifikan, maka kami akan menutup destinasi wisata dan sentra ekonomi kreatif," ungkap Sandiaga Uno.

"Jadi tegas kita prioritaskan penanganan kasus covid-19, tapi pada satu sisi juga di daerah-daerah yang kondusif, kategorinya zona hijau itu bisa dilakukan (dibuka) tentunya dengan protokol kesehatan yang ketat dan disiplin," ungkapnya.

"Kita ingin desa wisata hadir membangkitkan pariwisata dan membuka lapangan kerja seluas-luasnya," tutup Sandiaga Uno.

Ditemui bersamaan, Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata Jawa Tengah, Sinoeng Noegroho Rachmadi menyampaikan, sejalan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Jawa Tengah, pihaknya menargetkan pertumbuhan sebanyak 500 desa.

Target tersebut dipaparkannya terbagi menjadi tiga kategori, yakni Desa Wisata Rintisan, Desa Wisata Berkembang dan Desa Wisata Maju.

"Untuk desa rintisan, kami telah mengkalkulir ada sekitar sampai dengan 150 desa wisata rintisan, itu yang baru muncul. Untuk desa wisata berkembang, kurang lebih itu ada sekitar 200, sisanya ada 20 desa wisata maju," jelas Sinoeng.

"Ini harapan kami, yang berkembang bisa naik menjadi maju, yang rintisan menjadi berkembang, yang belum menjadi wisata maju menjadi desa rintisan," ungkapnya.

Oleh karena itu, sejalan dengan harapan Sandiaga Uno, target penciptaan desa wisata di Jawa Tengah diharapkannya dapat tercapai.

Sehingga pemulihan ekonomi lewat parekraf dapat terwujud pada tahun 2023 mendatang.

"Target kami itu 500 desa wisata pada akhir 2023 itu akan tercapai. Dan hari ini sudah mencapai kurang lebih 420 desa wisata," jelasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini