Banyak Orang WFH, Industri Furnitur Mampu Tumbuh 5% di Tengah Covid-19

Shelma Rachmahyanti, Jurnalis · Senin 07 Juni 2021 16:17 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 07 320 2421415 banyak-orang-wfh-industri-furnitur-mampu-tumbuh-5-di-tengah-covid-19-fnzWQtqu7K.jpg Industri Furnitur Tumbuh di Tengah Pandemi. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Industri furnitur menjadi salah satu sektor bisnis yang mampu tumbuh di tengah pandemi virus corona. Pasar ekspor industri furnitur mengalami peningkatan sebesar 5%– 6%.

Direktur Utama PT Panca Anugerah Wisesa Tbk Dennis Rahardja menuturkan, ada optimisme dari pertumbuhan industri furnitur di Indonesia. Hal tersebut terjadi, karena adanya support growth terkait permintaan rumah yang cukup tinggi yang mengakibatkan adanya peningkatan permintaan furnitur.

Baca Juga: 5 Cara Menata Furnitur agar Rumah Terlihat Cantik

Dennis menjelaskan, sejak pandemi, semakin banyak masyarakat yang sadar akan pentingnya mempunyai rumah yang nyaman. Kondisi ini jelas berbeda dengan kondisi sebelum pandemi.

“Kalau dulu mungkin rumah itu dipakai cuma untuk makan malam dan tidur. Jadi, tidak banyak kegiatan lainnya. Cuma karena pandemi orang-orang dipaksa untuk WFH, mendadak kita spend banyak waktu sekali di rumah. Nah, mulai orang lihat-lihat sofa, meja, kitchen, dsbnya,” jelas dia dalam acara Market Review IDX Channel, Senin (7/6/2021).

Baca Juga: Kim Kardashian, Lady Gaga hingga Vatikan Ternyata Pesan Mebel di Semarang

Lanjut dia, dengan adanya kondisi tersebut, dapat dikatakan bahwa secara tren sektor furnitur menjadi salah satu sektor yang mendapatkan “hikmah” dari adanya pandemi Covid-19.

Sementara itu, pertumbuhan potensi industri furnitur juga disadari bukan hanya oleh satu pemain saja tetapi juga banyak pemain. Tentunya hal tersebut menimbulkan iklim persaingan antar perusahaan serupa.

“Setelah Covid ini memang banyak perusahaan yang melirik potensi dari industri furniture dan ada beberapa saingan yang memasuki pasar. Namun demikian, untungnya Panca Anugerah Wisesa sudah dipercayakan,” ujar Dennis. 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini