Mampukah IHSG Kembali ke 6.000? Simak Analisis dan Rekomendasi Saham

Aditya Pratama, Jurnalis · Rabu 09 Juni 2021 08:06 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 09 278 2422261 mampukah-ihsg-kembali-ke-6-000-simak-analisis-dan-rekomendasi-saham-NXotSnYGSd.jpg Prediksi IHSG Hari Ini. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi lanjutkan pelemahan pada perdagangan hari ini. IHSG melemah pada level 5.946-6.049.

Menurut Analis Reliance Sekuritas Lanjar Nafi, secara teknikal IHSG konfirmasi pulled back upper bollinger bands dan resistance level dengan break out support moving Average 5 hari sebagai konfirmasi. Indikator stochastic dan RSI menukik dengan dead-cross diarea overbought.

Baca Juga: IHSG Anjlok 1,16% Tinggalkan Level 6.000

"Indikator MACD memberikan pergerakan bearish setelah dikonfirmasi adanya potensi cross over negatif pada MACD line. Sehingga diperkirakan IHSG masih berpotensi bergerak tertekan mencoba menutup gap yang terbentuk dengan support resistance 5.946-6.049," ujar Lanjar dalam risetnya, Rabu (9/6/2021).

Saham-saham yang masih dapat dicermati secara teknikal diantaranya; ACES, BSDE, LSIP, PWON, RALS, SMRA.

Sebelumnya, IHSG ditutup melemah signifikan 70,56 poin atau 1,16% ke level 5.999 setelah data cadangan devisa alami penurunan berlawan dengan ekspektasi. Investor merespon data Cadangan Devisa Indonesia yang alami penurunan menjadi 136,4 miliar dolar AS dari 138,8 miliar dolar AS diperiode sebelumnya atau berkurang sekitar 1.7%.

Baca Juga: IHSG Terus Melemah, Sesi I di Level 6.025

Penyebab turunnya cadangan devisa Indonesia pada bulan Mei 2021 dikarenakan oleh pembayaran utang luar negeri pemerintah meskipun demikian bank Indonesia menilai cadangan devisa masih mampu mendukung ketahanan sektor eksternal serta menjadi stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan. Pelemahan saham berkapitalisasi besar menjadi faktor dimana BBCA (-1.5%), HMSP (-6.8%), BBRI (-1.2%), BMRI (-2.0%) dan UNVR (-2.7%) alami koreksi lanjutan.

Sementara itu, indeks saham Asia ditutup terkonsolidasi cenderung tertekan. Indeks Nikkei (-0.19%), TOPIX (+0.09%), HangSeng (-0.02%), CSI300 (-0.86%) bergerak tertekan hingga akhir sesi perdagangan. Investor masih memperdebatkan dampak eskalasi lanjutan antara AS dan China pada pembatasan investasi perusahaan tiongkok di AS.

Burs Eropa dibuka bervariasi mengikuti bursa Asia dan berjangka AS. Indeks Eurostoxx (+0.07%), FTSE (+0.40%) dan CAC40 (+0.30%) naik tipis. Karena investor terus memperdebatkan dampak kebangkitan inflasi pada kebijakan moneter. Fokus investor beralih ke data harga konsumen pada Kamis di AS yang mungkin menawarkan petunjuk tentang seberapa jauh Federal Reserve dapat menunda pengurangan stimulus.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini