Share

Izin ke Pemegang Saham, MNC Investama Bakal Rights Issue

Aditya Pratama, iNews · Selasa 15 Juni 2021 17:32 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 15 278 2425629 izin-ke-pemegang-saham-mnc-investama-bakal-rights-issue-XJZH6hSOzu.jpg MNC Investama Berencana Right Issue. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)

JAKARTA - PT MNC Investama Tbk (BHIT) berencana melakukan penambahan modal melalui hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) atau right issue. Aksi korporasi tersebut akan dibahas dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) 6 Juli 2021.

Direktur Utama MNC Investama, Darma Putra mengatakan, perseroan akan melaksanakan right issue sebanyak-banyaknya 12.952.851.616 lembar saham atau sebanyak-banyaknya 15,38% dari jumlah modal ditempatkan dan disetor setelah terlaksananya penambahan modal dengan HMETD dengan nilai nominal Rp100.

Baca Juga: MNC Investama Incar Kenaikan Laba dan Pendapatan hingga 20% Tahun Ini

"Jadi memang kita ada rencana untuk melakukan right issue, pada RUPS mendatang kalau enggak salah 6 Juli mendatang salah satu agendanya adalah meminta persetujuan pemegang saham untuk melakukan right issue," ujar Darma dalam Public Expose Insidentil secara virtual pada Selasa (15/6/2021).

Darma menambahkan, perseroan akan mengkonversi utang obligasi sekitar USD231 juta pada tahun lalu yang telah disetujui oleh pemegang obligasi yang sebagian besar akan menjadi saham, dan sebagian kecilnya akan akan dikonversi menjadi obligasi baru.

Baca Juga: Update Obligasi Bersifat Senior, Pengadilan Tinggi Singapura Telah Menyetujui Skema Obligasi USD231 Juta BHIT

"Salah satu untuk melaksanakan konversi dari bonds menjadi saham kita akan melakukan right issue yang mana hampir USD161 juta akan mengkonversi menjadi saham BHIT," kata dia.

Dengan adanya aksi korporasi ini, Darma menyebut hal ini akan sangat bagus untuk Perseroan karena dengan adanya konversi obligasi ke saham akan menguatkan capital structure BHIT.

"Ini akan sangat bagus untuk BHIT karena dengan konversi ini capital structure BHIT akan bertambah kuat, equity nya makin besar, utangnya hampir udah engga ada lagi, jadi ke depan BHIT pasti larinya akan lebih kencang lagi," ucapnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini