Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Warning Nih! BPK Minta Pemerintah Turunkan Defisit APBN

Rina Anggraeni , Jurnalis-Selasa, 15 Juni 2021 |14:23 WIB
Warning <i>Nih</i>! BPK Minta Pemerintah Turunkan Defisit APBN
BPK Minta Defisit APBN Segera Diturunkan. (Foto: Okezone.com)
A
A
A

JAKARTA – Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menilai defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) harus segera diturunkan. Hal ini sesuai Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2020, defisit APBN harus kembali ke 3% pada 2023.

Ketua BPK Agung Firman Sampurna mengatakan, di tengah situasi pandemi Covid-19 dan ketidakpastian, pemerintah harus tetap memikirkan langkah-langkah dalam menurunkan defisit APBN. Salah satunya dengan tetap menjaga kesinambungan fiskal, pengelolaan secara berurutan, dan risiko tetap terkendali.

Baca Juga: Tok! DPR Setujui Asumsi Makro Sektor Energi RAPBN 2022

"Kondisi saat ini ketidakpastian masih akan dihadapi dan perlu dipikirkan bagaimana defisit APBN 2020 sebesar Rp945,77 triliun atau 6,13% terhadap PDB 2020 dapat diturunkan kembali di bawah 3% pada 2023," katanya dalam video virtual , Selasa (15/6/2021).

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan pemerintah juga mewaspadai besaran defisit APBN tersebut. Komitmen menurunkan defisit APBN menuju di bawah 3% diklaim terus dijalankan pemerintah.

Baca Juga: Pengelola APBN Ibarat Kemudi Kapal di Tengah Ombak Besar

Adapun, menekan defisit menuju level di bawah 3% pada 2023, diharapkan tidak ada lonjakan kasus positif virus Covid-19 yang jadi ancaman.

"Beban akibat kenaikan defisit yang besar akibat Covid-19 akan sangat mempengaruhi outlook APBN kita ke depan. Oleh karena itu berbagai langkah untuk tetap menjaga keseimbangan APBN dan memulihkan ekonomi harus dilakukan secara seimbang dan hati-hati," tandasnya.

(Feby Novalius)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement