JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengatakan pengelolaan APBN ibarat mengemudi kapal di tengah ombak besar. Kapal harus tetap kuat, tidak bocor, fleksibel, dan memiliki tujuan dan arah yang jelas
"Serta mampu mengalkulasi ketahanan atas serangan badai tak terduga," kata Sri Mulyani dalam akun Instagram di Jakarta, Rabu (9/6/2021).
Baca Juga: Harga Minyak Mentah RI Diusulkan USD65/Barel pada 2022, Realistis?
Inilah yang dilakukan pemerintah bersama DPR yang berusaha untuk mengestimasi pertumbuhan ekonomi yang bisa dicapai dengan pertimbangan yang rasional dan berbagai kondisi yang dapat diterima (reasonable).
"Walaupun sulit, tapi Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-pokok Kebijakan Fiskal (KEM PPKF) 2022 merupakan faktor penting yang harus mampu memberikan rambu-rambu atau pedoman dalam menyusun RAPBN 2022," katanya.