Alhasil laba kotor yang dibukukan perseroan pada kuartal I-2021 sebesar Rp110 miliar dari sebelumnya Rp202 miliar. Demikian dikutip dari Harian Neraca, Rabu (2/6/2021).
Adapun laba sebelum pajak diperoleh sebesar Rp 78,76 miliar, mengalami penurunan 59,67% dari kuartal I-2020 yang memperoleh Rp195,33 miliar. Sedangkan laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk didapatkan sebesar Rp87,49 miliar atau turun 57,82% dari periode sama tahun lalu Rp207,45 miliar. Sementara laba per saham dasar didapatkan Rp92,28 dari semula Rp218,79
(Feby Novalius)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.