JAKARTA - PT Buyung Poetra Sembada Tbk (HOKI) mencatat kinerja keuangan masih terkoreksi di kuartal pertama 2021. Meski penjualan produk secara daring (online) menunjukkan pertumbuhan pesat dalam beberapa bulan terakhir.
Perseroan mengungkapkan, pendapatan di kuartal pertama tahun ini turun 46,55% menjadi Rp240,73 miliar, dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya Rp450,42 miliar. Kemudian laba bersih turun signifikan dari Rp14,67 miliar pada akhir Maret 2020 menjadi Rp7 miliar.
Direktur Buyung Poetra Sembada Budiman Susilo mengatakan, peningkatan penjualan melalui secara online ini didukung perubahan tren konsumsi konsumen. Adapun, selama 3 bulan pertama 2021, perseroan mencatatkan pertumbuhan penjualan secara daring dalam berbagai platform hingga 4 kali lipat dari Rp900 juta menjadi Rp5,2 miliar.
Baca Juga: Pengembang Real Estate Ini Bagikan Dividen Rp100,5 Miliar
“Meski penjualan daring melonjak, perseroan masih mencatat penurunan penjualan pada kuartal I-2021 masih turun, dibandingkan periode sama tahun lalu. Hanya saja realisasi tersebut jauh lebih baik, dibandingkan raihan kuartal III-2020,” jelasnya, dikutip dari Harian Neraca, Rabu (23/6/2021).
Disampaikannya, pertumbuhan tersebut didukung dengan perluasan pasar diharapkan menopang kenaikan penjualan sebesar 10-15% tahun ini. Dia mengatakan, penurunan penjualan dipicu pandemi yang belum sepenuhnya pulih serta masih adanya pembatasan sosial di berbagai wilayah. Meski demikian, perseroan tetap berupaya meningkatkan kontribusi penjualan dari channel modern-trade serta akan mencoba wilayah-wilayah yang belum dimasuki.
Baca Juga: Naik 18%, Laba KPEI Capai Rp122,8 Miliar
“Pada Kuartal I-2021, channel modern-trade memberikan kontribusi signifikan terhadap total penjualan perseroan, yaitu sebesar 51,85% terhadap total penjualan diikuti oleh pasar tradisional sebesar 16,39% dan lainnya sebesar 31,76%,” ujarnya.
Guna menopang pertumbuhan kinerja keuangan tahun ini, dia mengatakan, perseroan akan memperluas pasar. Perseroan juga akan mediversifikasi produk baru ke bidang consumer goods melalui anak usaha PT Hoki Distribusi Niaga. Perluasan pasar ini diiringi dengan melanjutkan pembangunan pabrik, menambah mesin, dan diversifikasi produk baru. Saat ini, perseroan tengah membangun pabrik baru di Sumatera Selatan juga berniat menambah mesin pengering (dryer machine) dan pecah kulit di pabrik Subang, Jawa Barat.