JAKARTA - Deputi Bidang Reformasi Birokrasi, Akuntabilitas Aparatur dan Pengawasan KemennPANRB Erwan Agus Purwanto menyebut bahwa implementasi money follow program atau anggaran mengikuti program terbukti efektif mencegah pemborosan. Pasalnya selama implementasi tersebut telah mencegah pemborosan lebih dari Rp100 triliun.
“Implementasi money follow program sampai dengan tahun 2020 ini berhasil mencegah pemborosan APBN/APBD kalau dihitung jumlahnya kurang lebih Rp.112 triliun secara akumulatif,” katanya dalam acara Pembahasan Isu Strategis dan Kebijakan PANRB II, Kamis (24/6/2021).
Dia mengatakan bahwa hal ini merupakan bagian dari sistem akuntabilitas kinerja instansi pemerintah (SAKIP). Dimana SAKIP ini tujuan utamanya adalah mendorong efektivitas dan efisiensi penggunaan anggaran.
Baca Juga: Corona Mengganas, PANRB Pertimbangkan PNS ke Kantor Kurang dari 25%
Adanya SAKIP ini juga memberikan manfaat bagi beberapa daerah. Salah satunya Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) yang melalui SAKIP menghapus 2.296 kegiatan yang tidak selaras dengan tujuan.
“Nilai efisiensi sebesar Rp1,6 triliun atau 40% dari APBD. Saya kira ini sangat bagus artinya tidak terjadi miss opportunity. 40% dana yang dihemat ini betul-betul bisa digunakan untuk membiayai program-program yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat,” ujarnya.
Hal serupa juga terjadi di Provinsi Jawa Tengah yang melakukan refocusing kegiatan dari 4646 menjadi 890. Melalui SAKIP ini potensi inefisiensi yang bisa dicegah sebesar Rp. 1,2 triliun.
Baca Juga: Kasus Covid-19 Melonjak, Menpan-RB: Ada Masukan Lockdown Seluruh Kementerian
“Dalam kasus Banyuwangi refocusing 871 kegiatan yang tidak selaras dengan nilai efisiensi hingga Rp1 triliun atau 38% dari total APBD,” ungkapnya.
Lebih lanjut Erwan mengatakan hasil penilaian SAKIP di berbagai instansi sudah cukup baik. Misalnya saja SAKIP di instansi pusat 95% diantaranya sudah kategori baik.
“Kemudian di provinsi mencapai 97%. Sementara kabupaten/kota baru 64%. Artinya masih ada 36% yang perlu kita dorong sehingga sesuai dengan target nanti di 2024 harapannya 100% nilainya sudah B ke atas,” pungkasnya.
(Dani Jumadil Akhir)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.