Sementara itu, dari jumlah aset tercatat mengalami penurunan menjadi Rp1,46 triliun dibandingkan dengan akhir tahun lalu yang sebesar Rp1,59 triliun. Demikian dikutip dari Harian Neraca, Jumat (25/6/2021).
Adapun, total aset lancar mengalami penurunan Rp969,08 miliar dari posisi Rp1,11 triliun pada akhir 2020. Jumlah aset tidak lancar turut menurun menjadi Rp499,16 miliar dari posisi Rp485,29 miliar pada akhir tahun 2020.
(Feby Novalius)